Pemkab Akui Pelemahan Rupiah Berimbas Pada Investasi di Sektor Perumahan di Kubu Raya

Ia pun berharap hal tersebut tidak berlarut-larut karena sektor perumahan juga menjadi penyumbang PAD Kubu Raya.

Pemkab Akui Pelemahan Rupiah Berimbas Pada Investasi di Sektor Perumahan di Kubu Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MASKARTINI
Kepala Dinas Penanaman Modal Satu Pintu Kabupaten Kubu Raya, H Lugito 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Lugito mengatakan tentu saja dengan melemahnya rupiah berdampak juga di daerah. Satu diantaranya menurut dia di sektor perumahan yang mengalami penurunan.

"Melemahnya rupiah ini berdampak pada sektor perumahan, memang jumlah pemohon dari pelaku usaha, ada penurunan walau belum signifikan. Dimana diakuinya terjadi penurunan sebanyak 10-15 persen," ujarnya.

Baca: Kurangi Defisit APBD 2018 Provinsi Kalbar, DPRD Kalbar Batalkan Perjalanan Dinas ke Luar Negeri  

Baca: Pelemahan Rupiah Pengaruhi Daerah, Hermanus Sebut Pemkab Lakukan Hal Ini Tekan Inflasi

Walaupun diakuinya penurunan tersebut terjadi hanya pada kurun waktu beberapa waktu saja.

Ia pun berharap hal tersebut tidak berlarut-larut karena sektor perumahan juga menjadi penyumbang PAD Kubu Raya.

"Penuruan itu mudah-mudahan tidak lama, karena penuruanan 10-15 persen ini hanya baru ini kalau sebelumnya tidak. Khusus properti jumlah unit rumah yang sudah dikeluarkan itu sekitar 5000 unit, jika dirata-rata semuanya MBR maka bernilai 142 juta per rumah," katanya.

Ia mengaku dari dinas terkait telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengendalikan inflasi di daerah, diantaranya dengan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait.

"Pertama kita dari PMPTSP melakukan kemudahan perizinan kegiatan usaha, kemudian kerja sama dengan PUPR, melalyi istem informasi bangunan dan gedung secara elektronik. Tak kalah penting juga sosialisasi, kepada masyarakat dan pelaku usaha investasi itu penting dalam menjaga perekonomian," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help