Pelemahan Rupiah Pengaruhi Daerah, Hermanus Sebut Pemkab Lakukan Hal Ini Tekan Inflasi

Ia mengatakan untuk di Kubu Raya telah memiliki tim pengendali inflasi daerah yang akan berkordinasi dalam waktu dekat

Pelemahan Rupiah Pengaruhi Daerah, Hermanus Sebut Pemkab Lakukan Hal Ini Tekan Inflasi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA -  Pelemahan rupiah terhadap Dollar beberapa pekan terakhir tentu sedikit banyak juga berpengaruh terhadap daerah.

Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus menilai terkait kebijakan fiskal dan moneter memang kebijakan pusat, namun pemerintah daerah tentu saja siap mendukung kebijakan yang berkaitan dengan hal tersebut. 

"Saat ini usaha pemerintah pusat telah dilakukan diantaranya dengan mengenakan tarif impor 1147 barang-barang dan kebijakan lainnya. Pemerintah daerah mendukung sekali kebijakan tersebut," ujarnya.

Baca: Penyanyi Malaysia dan Kamil Onte Akan Meriahkan Festival Budaya Kayong Utara

Baca: Pengesahan APBD-P 2018 Belum Ada Titik Temu, Ini Kata Sutarmidji

Ia mengatakan untuk di Kubu Raya telah memiliki tim pengendali inflasi daerah yang akan berkordinasi dalam waktu dekat terkait melemahnya rupiah tersebut. 

"Kita akan merencanakan dalam waktu dekat rapat dengan tim pengendali inflasi daerah. Dan yang bisa dilakukan bersama sesuai arahan pak presiden agar rupiah stabil bagaimana kita menggenjot investasi dan ekspor," katanya. 

Tentu saja menurutnya dia pemerintah kabupaten Kubu Raya telah berusaha untuk meningkatkan investasi di Kubu Raya dengan cara mempermudah pelayanan. 

"Melalui dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu kita permudah pelayanan untuk para investor khususnya dalam priizinan. Diantaranya menerapkan PP terkait sistem Online Single Submission (OSS) atau Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik, sehingga mendukung pesatnya investasi di daerah," katanya. 

Kemudian melalui Dinas terkait lainnya ia juga mengatakan berusaha agar mengembangkan UMKM agar tidak terlalu tergantung pada bahan baku luar negeri. 

"Kemudian untuk UMKM, bahan baku diharapkan berasal dari sumber daya lokal jangan berharap dengan bahan luar. Pembinaan pendampingan UMKM dan inilah salah satu caranya tang kita lakukan untuk mengendalikan inflasi daerah," tuturnya. 

Ia menilai memang sangat diperlukan untuk mengurangi ketergantungan barang impor di kubu raya yang ia nilai memiliki potensi besar. 

"Untuk komoditi kita yang masih impor bisa dialihkan dengan meningkatkan hasil-hasil pertanian, perkebunan dan perikanan," tuturnya.
 

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help