Pegiat Seni Sebut GSMS Kenalkan Tradisi Daerah

Penunjukkan ini dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pegiat Seni Sebut GSMS Kenalkan Tradisi Daerah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Tarian Songpak Kayaan yang dipentaskan terbuka di lapangan basket Persekolahan Santo Fransiskus Assisi (PSFA), pada Pementasan dan Pameran Hasil Pembelajaran Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), Sabtu (9/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kota Singkawang menjadi perwakilan satu-satunya di Kalbar setelah ditetapkan sebagai daerah percontohan untuk Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Penunjukkan ini dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Hal ini mendapat respon dari satu di antara pegiat seni di Kota Singkawang, Yuda.

Baca: Lestarikan Kesenian Tradisional Lewat GSMS

Baca: Singkawang Jadi Perwakilan Gerakan Seniman Masuk Sekolah di Kalbar

Dengan diadakan seniman masuk sekolah, dapat mengangkat kmbali tradisi-tradisi yang hampir punah.

Melalui program ini juga menambah wawasan kepada anak didik khususnya pelajar SD maupun SMP.

 "Dan kita bise mengenal tradisi-tradisi yang dulunya tidak pernah kita lihat," katanya, Minggu (16/9/2018).

Yuda sendiri merupakan seniman di SMP Negeri 4. Ia menggangkat tari tradisional Kalbar yaitu Tandak Sambas.

Karena menurutnya di Kota Singkawang banyak yang belum tahu dengan tari Tandak Sambas walaupun di Singkawang dekat dengan daerah Saya.

Ia berharap semoga kegiatan ini tidak hanya dilakukan untuk 26 sekolah, tapi semua sekolah agar semuanya dapat merasakaan ilmu-ilmu yang telah diberikan oleh para seniman.

Sekolah-sekolah juga mempunyai aset hasil dari karya para seniman dan bisa ditampilkan di acara-acara tertentu.

"Semoga berikutnya SGMS sudah diarahkan untuk mengangkat tradisi-tradisi yang ada di daerahnya masing-masing agar lebih dikenal dan bisa dilestarikan," harapnya. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved