Maskendari Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila

Nah hari ini bentuk tanggungjawab kami dalam rangka menghadirkan, membunyikan Pancasila itu sendiri

Maskendari Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Dr KH Ma’ruf Amin menjawab pertanyaan peserta Dialog Kebangsaan di Ruang Takalar, Hotel Mahkota, Jalan Sidas, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (15/8/2018) sore. Dialog Kebangsaan yang diinisiasi dari kerja sama elemen masyarakat bersama alumni mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan Kalbar ini mengangkat tema Membangun Negeri Tanpa Diskriminasi: Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat untuk Kemajuan Bangsa. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Forkoma PMKRI) Kalbar, Maskendari mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan dengan menghadirkan Dewan Pengarah BPIP KH Ma'ruf Amin sebagai bentuk andil multipihak dalam menguatkan Pancasila sebagai ideologi negara.

Menurut anggota DPRD Kalbar ini, tidak jarang karena persoalan perbedaan politik dan tidak senang dengan pemerintahan yang sah saat ini, kemudian ada yang mencoba merongrong kesepakatan sistem pemerintaha republik dan Pancasila sebagai ideologi negara.

“Akhir-akhir ini kan karena persoalan politik banyak orang yang mencoba mengingkari kesepakatan bersama yang disebut kiai tadi itu kan Pancasila. Karena ada usaha-usaha mengingkari itu, kita harusnya bertanggungjawab juga. Nah hari ini bentuk tanggungjawab kami dalam rangka menghadirkan, membunyikan Pancasila itu sendiri,” ujar Maskendari, Sabtu (15/9/2018).

Baca: Antisipasi Peredaran Narkoba Masuk Sekolah, Polisi Beri Penyuluhan SMK Negeri 1 Paloh

Menurutnya, membumikan Pancasila sebagai konsensus dari para pendiri bangsa harus terus digaungkan. Tidak hanya pemerintah melalui BPIP-nya, tapi ini menjadi kewajiban semua pihak.

“Semua orang harus berperan dalam membuat Pancasila ini terus hidup dan bisa dilaksanakan. Tanggungjawab ini bukan sekadar menyebarkan, mensosialisasikan, tapi melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Maskendari pun menegaskan, persatuan dan kesatuan bangsa ini harus terus dijaga. Jangan sampai terpecah belah karena politik.

Ia menyebutkan, sudah banyak contoh di negara lain, perpecahan itu muncul karena tidak bisa bersikap dewasa dalam perbedaan pandangan, termasuklah perbedaan dalam politik.

Maka dari itu, jelang Pemilu 2019 ia berharap rakyat menyongsong pemilu sebagai pesta demokrasi yang semuanya harus gembira menyambutnya.

“Ini tahun demokrasi. Tahun demokrasi ini kita harus gembira. Kalau semua kita laksanakan dengan gembira dan sesuai aturan, saya menilai itu kan nilai-nilai Pancasila,” tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved