Manfaat Waktu Rehat Jam Pelajaran Agar Segarkan Suasana Dari Kepenatan di Kelas

Buku-buku di luar buku mata pelajaran, bisa jadi penawar dari kejenuhan pada materi-materi pelajaran, sehingga dapatkan suasana berbeda.

Manfaat Waktu Rehat Jam Pelajaran Agar Segarkan Suasana Dari Kepenatan di Kelas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Siswi Kelas XII IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, Yuni Astriani. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Rasa penat dan bosan saat ikuti pelajaran di kelas tentu bukan satu hal yang menyenangkan. Memanfaatkan waktu rehat sebaik mungkin, lantas bisa jadi pilihan menarik mengusir penat itu.

"Kalau lagi penat abis belajar di kelas, biasa sih saya dengerin lagu pakai headset, atau gak bercanda sama temen saat udah ganti pelajaran atau waktu istirahat. Cara itu biasanya biar sedikit terhibur," ungkap Yani Astriani, Sabtu (16/09/2018).

Baca: Waktu Siang, Tantangan Terberat Melawan Penat dan Bosan Belajar di Kelas

Baca: Penat Bisa Bikin Daya Serap Pelajaran Jadi Rendah, Vanessa Apresiasi Upaya Guru Cairkan Suasana

Selain itu, upaya lain yang biasa dilakukannya adalah dengan pergi ke perpustakaan.

Buku-buku di luar buku mata pelajaran, bisa jadi penawar dari kejenuhan pada materi-materi pelajaran, sehingga dapatkan suasana berbeda.

Siswi kelas XII IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak ini menilai, hal tersebut sangat perlu dilakukan. Sebab, penatnya suasana belajar di kelas bisa berdampak pada tidak optimalnya proses belajar mengajar itu sendiri.

Apalagi, katanya, banyak faktor yang bisa menjadi penyebab kepenatan atau kebosanan itu terjadi.  Diantaranya mata pelajarannya yang diajarkan adalah mata pelajaran yang tidak begitu disukai siswa bersangkutan, juga cara penyampaian materi oleh guru yang monoton.

"Apalagi sekarang fullday school. Jadi tu rasa bosannya bertambah karna harus belajar terus dari pagi sampai sore. Apalagi kalau ditambah dengan les, dan banyaknya tugas sekolah," timpal gadis yang punya akun Instagram @Yuniiastriani9 itu. 

Penulis: Ishak
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help