Lestarikan Kesenian Tradisional Lewat GSMS

Ada 26 sekolah terdiri dari 13 SD dan 13 SMP yang ditetapkan sebagai sekolah percontohan untuk gerakan seniman masuk sekolah ini.

Lestarikan Kesenian Tradisional Lewat GSMS
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, M Nadjib 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kota Singkawang menjadi perwakilan satu-satunya di Kalbar setelah ditetapkan sebagai daerah percontohan untuk Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Penunjukkan ini dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Baca: Singkawang Jadi Perwakilan Gerakan Seniman Masuk Sekolah di Kalbar

Baca: Jafar Harap Polisi Segera Tangkap Pelaku Pembunuh Anaknya

Melalui program ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang berupaya melestarikan kembali kesenian tradisional di Kota Singkawang.

"Terbesit harapan supaya kesenian-kesenian tradisional bisa dihidupkan kembali," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, HM Nadjib, Minggu (16/9/2018).

Ada 26 sekolah terdiri dari 13 SD dan 13 SMP yang ditetapkan sebagai sekolah percontohan untuk gerakan seniman masuk sekolah ini.

Pada saat penunjukkan sekolah, Dinas Pendidikan betul-betul melihat karakter sekolah tersebut.

Misal sekolah di kalangan etnis Melayu, maka kembangkan kesenian-kesenian Melayu.

Begitu pula dikalangan sekolah Tionghoa, juga dikembangkan tradisi-tradisi Tionghoa.

"Di sekolah dayak, ada pemahat patung dayak, kesenian dayak, theater rakyat," tuturnya.

Dinas Pendidikan berusaha untuk menampung tradisi-tradisi lama yang hampir punah, supaya tradisi lama tidak pernah mati akhirnya.

"Mudah-mudahan di ulangtahun Pemerintah Kota (Pemkot) nanti, semua hasil GSMS ini akan ditampilkan kepada masyarakat dan pada pemerintah pusat," harapnya. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved