Lebih Spektakuler, Disporapar Akan Hadirkan Kulminasi Ajaibnye Tugu Khatulistiwa

Pengalaman pertama kali menghadirkan mini planetarium Maret 2018 lalu, antusias masyarakat sangat tinggi

Lebih Spektakuler, Disporapar Akan Hadirkan Kulminasi Ajaibnye Tugu Khatulistiwa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Warga mendirikan telur sesaat setelah terjadinya puncak titik kulminasi matahari di kawasan tugu Khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (21/3/2018) siang. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Pemuda, Olahargara dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak memastikan peringatan kulminasi matahari 19 - 23 September 2018 yang dikemas dalam kegiatan Lintas Kulminasi "Ajaibnye Tugu Khatulistiwe" dikonsep penuh dengan nilai edukasinya.

"Jadi peringatan kulminasi matahari September 2018 ini bukan hanya menampilkan hiburan semata namun menekankan nilai edukasi kepada setiap pengunjung," ujar Kadisporapar Pontianak, Syarif Saleh di Pontianak, Sabtu (15/9/2018).

Baca: Maskendari Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila

Saleh menjelaskan secara umum dalam kegiatan tersebut akan ada penampilan seni budaya, pameran produk khas Pontianak, workshop, lomba - lomba serta edukasi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) tentang fenomena matahari dan lainnya.

"Dari berbagai even yang ada, nilai edukasinya kita tonjolkan. Apa yang akan kita tekankan, pengunjung bukan hanya bisa melihat namun juga paham terkait apa yang dihadirkan," jelas dia.

Ia mencontohkan seperti dari LAPAN nanti akan menjelaskan secara detail terkait antariksa dan fenomenanya, menghadirkan mini planetarium, teropong luar angkasa dan workshop.

"Pengalaman pertama kali menghadirkan mini planetarium Maret 2018 lalu, antusias masyarakat sangat tinggi. Sehingga kali ini kita akan maksimalkan lagi," jelasnya.

Ia menambahkan dalam pameran produk UMKM, peseta menurutnya akan diminta juga untuk menjelaskan dan mempraktekkan pembuatan dari produk yang ditampilkan.

"Seperti nanti untuk peserta yang menghadirkan batik tulis atau caping, mereka harus mempraktekkan proses membuat hingga jadi dan menjelaskan detail soal itu. Bahkan pengunjung juga turut berpartisipasi untuk membuat dan merasakan sensasinya membuat produk yang dipamerkan," papar dia.

Baca: Besok AM Nasir Sampaikan Pidato Jawaban Bupati Terhadap 7 Raperda Kapuas Hulu 

Begitu juga dengan hal lainnya, semua konsep dimatangkan dan dipoles dengan kreativitas serta inovasi baru oleh penyelenggara. Tahun ini juga melibatkan berbagai pihak termasuk relawan dari Generasi Pesona (Genpi) Kota Pontianak dan lainnya.

"Dengan demikian kegiatan Lintas Kulminasi 2018 ini lebih spektakuler dan berbeda dengan tahun sebelumnya serta lebih menarik. Sehingga mampu menarik wisatawan datang ke Pontianak," jelas dia.

Penulis: Maskartini
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help