LBH Peka Siap Dampingi Anak Korban Pembunuhan di Singkawang

Menurutnya dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Singkawang harus mendampingi

LBH Peka Siap Dampingi Anak Korban Pembunuhan di Singkawang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TITO RAMADHANI
Direktur LKBH Peka Kalbar, Rosita Nengsih 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - SJ (29) tewas ditikam diduga oleh mantan suaminya, J (40) menggunakan badik/cudik di Jalan Rawasari, Gang Margasari, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang tengah, Sabtu (15/9/2018) sekitar pukul 21.30 wib.

Dua anak korban L (12) dan I (9) menjadi korban sekaligus saksi yang menyaksikan peritiwa berdarah itu.

Baca: Warga Singkawang Tewas Ditikam Mantan Suami di Hadapan Dua Anaknya

Baca: Ayah Korban Penikaman Hingga Tewas di Singkawang Jelaskan Hubungan Anaknya Dengan Pelaku

Direktur Lembaha Bantuan Hukum (LBH) Perempuan dan Keluarga (Peka) Kalbar, Rosita Nengsih mengatakan kedua anak itu perlu pendampingan dan dikonseling karena akan ingat terus hingga dewasa.

"Karena kejadian di depan mata dia," katanya, Minggu (16/9/2018).

Menurutnya dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Singkawang harus mendampingi dan memberikan konseling.

Pihak keluarga bisa mengarahkan kedua anak itu ditangani oleh P2TP2A ataupun LBH Peka.

LBH Peka sendiri siap bila diminta pihak keluarga untuk mendampingi dan memberikan konseling.

"Selain di konseling dan lain-lain, dalam persidangan kita juga siap mendampingi," ungkapnya. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help