DPRD Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Apalagi di Kabupaten Kapuas Hulu adalah wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia, yang sangat rawan akan menjadi lokasi transit barang haram

DPRD Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Perangi Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu Kuswandi saat mendampingi Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu Kuswandi mengapresiasi langkah-langkah pihak Kepolisian, untuk memberikan sosialisasi tentang bahayanya narkoba itu sendiri.

Sehingga harus ada keseriusan bersama untuk selalu menerangi dan melawan narkoba di Bumi Uncak Kapuas.

"Pastinya kami (DPRD) tentu sangat mendukung siapapun yang memberikan sosialisasi tentang bahayanya narkoba di Kabupaten Kapuas Hulu. Sebab masalah ini adalah tanggungjawab bersama, bukan hanya Kepolisian saja tapi seluruh masyarakat itu sendiri," ujarnya kepada Tribun, Minggu (16/9/2018).

Baca: Deklarasi Pileg Dan Pilpres 2019, Ini Harapan Ansor Sanggau

Baca: Saprahan Di Rumah OSO, Midji Janji Segera Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Kalbar

Apalagi di Kabupaten Kapuas Hulu adalah wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia, yang sangat rawan akan menjadi lokasi transit barang haram tersebut, dari negara Malaysia ke wilayah Indonesia.

"Kita terus berharap pihak kepolisian untuk selalu mengungkap jaringan narkoba di Kapuas Hulu," ucapnya.

Politisi Partai Golkar itu menilai, sudah banyak putra daerah Kapuas Hulu yang telah menjadi korban bahayanya narkoba tersebut. "Jadi kita harus lawan dan perangi narkoba, jangan sampai mempengaruhi keluarga kita," ujarnya.

Maka dari itu dihimbau, kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, untuk sama-sama dengan aparat kepolisian memerangi narkoba.

"Kalau masyarakat kita sudah kompak bersama aparat, dalam memerangi narkoba. Saya yakin Kapuas Hulu bebas dari barang haram yang bisa merusak anak bangsa ini," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help