Cemas Impor Masih Dikisaran 30 Persen, Menkeu Ajak Pengusaha Jaga Ekonomi Indonesia

Kalau kita menghadapi badai di luar, rumah kita harus kuat. Kita harus jaga seluruh pilar bersama

Cemas Impor Masih Dikisaran 30 Persen, Menkeu Ajak Pengusaha Jaga Ekonomi Indonesia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajak para pengusaha untuk bersama-sama menjaga "rumah" Indonesia untuk menghadapi perubahan ekonomi global. 

"Kalau kita menghadapi badai di luar, rumah kita harus kuat. Kita harus jaga seluruh pilar bersama," ujarnya di acara Seminar Nasional yang diadakan oleh Apindo dan KADIN di Hotel Kempinsky melalui siaran pers yang disampaikan Kemenkeu Sabtu (14/9/2018).

Saat memberikan paparan pada acara yang bertema "Peran Serta Dunia Usaha Dalam Membangun Sistem Perpanjangan dan Moneter yang Adil, Transparan, dan Akuntabel", Menkeu mengatakan pemerintah menjaga ekonomi dengan mengeluarkan berbagai kebijakan agar APBN tidak menjadi sumber kerawanan.

Baca: PT. Al Badriyah Wisata Pontianak Resmikan Gedung Baru, Subaebasni: Se Indonesia 14 Cabang

Beberapa waktu lalu, Pemerintah mengeluarkan peraturan mengenai pembatasan impor. Ia menerangkan bahwa hal ini penting dan harus segera dilakukan karena posisi neraca pembayaran yang sudah negatif.

"Konsumsi impor bulan Juli melonjak 54 persen. Agustus turun tapi masih di 30 persen. Sedangkan ekspor tumbuh 7 persen. Kalau dibiarkan terus defisit makin lebar," terang Menkeu.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan Pemerintah tidak ingin memberlakukan perubahan kebijakan yang drastis. Namun, untuk menjaga ekonomi harus melakukan penyesuaian bersama-sama.

Oleh karena itu, Pemerintah pun terus berusaha meningkatkan iklim investasi yang baik. Kemenkeu melalui Dirjen Pajak dan Bea Cukai juga terus menajamkan berbagai kebijakan kemudahan berusaha agar pengusaha dapat meningkatkan usahanya, utamanya peningkatan ekspor.

"Pemerintah tidak akan mendapatkan untung apa-apa jika pengusaha tidak kuat. Kita harus membuat anda semua kuat," tutur Menkeu.

Penulis: Maskartini
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved