Perum DAMRI Siap Layani 6 Rute Trayek Perintis di Kubu Raya

General Manager Perum DAMRI Julianto mengatakan pihaknya siap melayani enam rute trayek angkutan perintis di Kubu Raya.

Perum DAMRI Siap Layani 6 Rute Trayek Perintis di Kubu Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bekerjasama dengan Perum DAMRI membuka enam rute trayek angkutan perintis untuk masyarakat melalui Forum LLAJ, Jumat (14/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - General Manager Perum DAMRI Julianto mengatakan pihaknya siap melayani enam rute trayek angkutan perintis di Kubu Raya.

Terlebih, menurut dia, infrastruktur jalan di Kubu Raya sangat laik jalan.

"Hal ini sesuai dengan prinsip keperintisan yang sangat bergantung pada kondisi jalan. Mengingat angkutan keperintisan notabene menyambung jalur transportasi yang jauh ke kota yang lebih besar," ujarnya.

Bahkan menurutnya setelah dilakukan uji coba, memang jalannya relatif lebih baik dari trayek yang sudah dijalani.

Baca: KPU Kayong Utara Pastikan DPT Ganda Sudah Diperbaiki

"Hanya dari sisi lebar jalan yang masih kurang, ini akan disiasati dari sisi jenis bis yang digunakan nanti," katanya.

Ia mengungkapkan di Kalimantan Barat Perum DAMRI telah melakukan layanan keperintisan sejak tahun 2006 dengan trayek pertama Pontianak-Tayan.

Hingga kini, keperintisan yang dilayani telah mencapai empat lintasan diantaranya di Sintang, Bengkayang, Ketapang, dan Putussibau.

"Ini agar masyarakat nantinya tidak menyangka armada yang lewat itu angkutan sewa, kami akan komit bahwa ada atau tidak ada pelanggan, kami tetap akan beroperasi melayani," tuturnya.

Baca: BKPSDM Minta Pejabat Dilantik Jalankan Tugas untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kota Pontianak Komisaris Salbiah mendukung program angkutan perintis Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Menurut dia, selain sejalan dengan tanggung jawab pemerintah mengadakan angkutan massal, angkutan perintis juga dapat menekan pelanggaran di jalan raya. Khususnya penggunaan kendaraan bermotor oleh anak di bawah umur dan menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Kubu Raya.

"Untuk trayek yang akan diluncurkan ini memang rentan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas. Banyak sekali kecelakaan tunggal atau yang ada lawannya yang terjadi di jalur Trans Kalimantan dan Rasau, karena jalannya agak gelombang," ujarnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help