Masuki Fase Kedua Rujukan Online BPJS Kesehatan Monitoring dan Evaluasi 20 Rumah Sakit

Dengan pertemuan ini diharapkan seluruh petugas pelayanan kesehatan mempunyai pemahaman yang sama

Masuki Fase Kedua Rujukan Online BPJS Kesehatan Monitoring dan Evaluasi 20 Rumah Sakit
ISTIMEWA
BPJS Kesehatan Pontianak dengan PIC Rumah Sakit 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sistem Rujukan Online yang merupakan digitalisasi proses rujukan berjenjang berbasis kompetensi dari fasilitas kesehatan tingkat pertama ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan.

Sistem ini sudah diterapkan melalui uji coba sejak 15 Agustus 2018. Saat ini tahap uji coba sistem rujukan online memasuki fase kedua, fase ini telah dilakukan berbagai penyempurnaan dalam sistem rujukan online agar memudahkan fasilitas kesehatan dalam menggunakan dan menerapkan sistem ini dalam jangka waktu panjang.

Tidak dipungkiri bahwa pelaksanaan sistem ini masih terdapat berbagai kendala yang dihadapi oleh petugas di fasilitas kesehatan, untuk itu BPJS Kesehatan Pontianak melaksanakan pertemuan dengan PIC Rumah Sakit khusus membahas terkait penerapan sistem rujukan online pada Selasa (04/09) di Pontianak.

Baca: Berharap Zero Kecelakaan, Kasat Lantas Minta Seluruh Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Baca: Mengenai Ekspor Beras, Ini Penjelasan Kadis Hanpang Hortikan Sanggau

Kepala BPJS Kesehatan Pontianak Ansharuddin mengatakan pertemuan ini sangat penting untuk dilaksanakan, dimana mulai saat ini petugas di rumah sakit yang menerapkan langsung sistem rujukan online.

“Hari ini kita undang untuk bersama-sama berdiskusi menyampaikan kendala serta harapan ke depannya agar penerapan sistem rujukan online ke depannya dapat berjalan lancar tanpa kendala, sistem ini akan mengubah sistem pelayanan kesehatan, memberikan kemudahan baik bagi fasilitas kesehatan maupun bagi peserta,” ujar Anshar.

Pertemuan dengan metode Focus Grup Discussion (FGD) ini dihadiri oleh 20 PIC Rumah Sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Pontianak terdiri dari Petugas Pembuat Surat Egibilitas Peserta (SEP) di rumah sakit dan Petugas Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP)  rumah sakit mitra BPJS Kesehatan Cabang Pontianak.

Setiap kelompok akan menguraikan apa saja permasalahan yang dihadapi dan sharing apa saja yang telah dilakukan untuk meminimalisir kendala yang ada.

Dengan pertemuan ini diharapkan seluruh petugas pelayanan kesehatan mempunyai pemahaman yang sama, permasalahan yang ada di lapangan dapat diminimalisir dan terpotret dengan baik dan ke depannya pelaksanaan sistem rujukan online dapat diterapkan lebih maksimal.

Banyak sekali manfaat dari penerapan sistem rujukan online terutama untuk fasilitas kesehatan tingkat lanjutan sudah mendapat data pasien yang akan berkunjung, sehingga faskes dapat mengatur strategi pelayanan dan dapat mencegah permasalahan yang mungkin terjadi misalnya mengatur jadwal sehingga pasien tidak mengantri terlalu lama

“Setelah pertemuan ini juga akan diadakan pertemuan lanjutan dengan melibatkan manajemen Rumah Sakit, Dinas Kesehatan Provinsi, dan Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya esok hari, sebagai bentuk tindak lanjut permasalahan yang harus melibatkan manajemen Rumah Sakit, harapan kami pelaksanaan sistem rujukan online berjenjang berbasis kompetensi ini dapat dilaksanakan maksimal tanpa kendala yang berarti,” tutur Anshar.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved