KH Ma’ruf Amin Hadiri Dialog Kebangsaan di Pontianak Besok

alon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma’ruf Amin akan datang ke Pontianak, besok, Sabtu (15/9/2018).

KH Ma’ruf Amin Hadiri Dialog Kebangsaan di Pontianak Besok
Istimewa
KH Ma'ruf Amin 

Provinsi yang berbatasan dengan Malaysia ini dikenal sebagai provinsi yang memiliki keragaman etnis, agama dan budaya lokal.

Keragaman etnis, agama dan budaya lokal tersebut menggambarkan bahwa hakikatnya pluralitas di Kalimantan Barat adalah keniscayaan.'

Baca: Suasana KH Maruf Amin Hadiri Kegitan Taruf dan Dialog Kebangsaan

Karena itu, keseimbangan relasi sosial, budaya, politik dan ekonomi merupakan kata kunci yang harus menjadi concern bersama.

Tidak boleh ada satu kelompok yang merasa superior diatas kelompok lainnya.

Akan tetapi, kerjasama dalam membangun kepercayaan kolektif atau trust building antar semua elemen masyarakat merupakan prasyarat dasar untuk membangun kemajuan di Kalimantan Barat.

“Hal itu merupakan kerja besar yang menjadi tanggung jawab semua pihak yang cinta perdamaian dan rindu akan kemajuan,” tambuah Hermawansyah.

“Alhamdulillah dan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, masyarakat Kalimantan Barat berhasil melewati masa-masa ‘tegang' dalam penyelenggaraan pemilihan gubernur,” ucap Hemawansyah.

Menurutnya perbedaan pilihan politik saat kontestasi tersebut hanya dimaknai sebagai dinamika demokrasi.

Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru dilantik tanggal 5 September 2018 adalah milik masyarakat Kalimantan Barat.

Baca: Hasil Survei LSI, Pasangan Jokowi-Maruf Amin Unggul Tipis di Segmen Medsos

Ia berharao pemimpin Kalimantan Barat yang baru dapat menjalankan pemerintahannya dengan baik, mencapai visi dan misinya untuk kemajuan daerah, serta memiliki perhatian lebih terhadap upaya menjaga keharmonisan kehidupan sosial-budaya masyarakat.

Sebab menghadapi tahun politik menjelang Pemilihan Legislatif dan Presiden-Wakil Presiden Tahun 2019, dinamika gesekan perbedaan pilihan politik sudah mulai terasa dan mencuat di permukaan.

Karena itu, penting untuk membangun dialog antar ummat dan kelompok masyarakat agar tetap mengedepankan nilai-nilai persatuan dan kesamaan visi perubahan untuk kemajuan daerah Kalimantan Barat yang lebih baik.

Baca: Bertemu Marion Jola di Indonesian Idol Junior, Rizky Febian Mengaku Deg-degan saat Duet

Berangkat dari pokok-pokok pikiran dan deskripsi faktual itulah menurut Hermawansyah beberapa elemen masyarakat eksponen alumni organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan Kalbar ini akan menyelenggarakan Dialog Kebangsaan.

Temanya Membangun Negeri Tanpa Diskrimasi: Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat untuk Kemajuan Bangsa.

Dialog ini menghadirkan Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Dr KH Ma'ruf Amin. (*)

Penulis: Hasyim Ashari
Editor: Hasyim Ashari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved