Temukan Daftar Pemilih Ganda, Satu NIK Tiga Nama Berbeda

Dari DPT ganda yang bermasalah tersebut, ada satu NIK yang digunakan tiga nama berbeda.

Temukan Daftar Pemilih Ganda, Satu NIK Tiga Nama Berbeda
Ilustrasi
KTP

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TUBAN - KPU dan Bawaslu Tuban serta disaksikan parpol peserta pemilu 2019 telah memplenokan sebanyak 344 Daftar Pemilih Tetap (DPT) ganda. Separuhnya dicoret.

Rinciannya, 173 data pemilih dicoret karena ada kesamaan dengan identitas lainnya, sedangkan 171 data masuk dalam DPT.

Dari DPT ganda yang bermasalah tersebut, ada satu NIK yang digunakan  tiga nama berbeda.

"Benar, kita temukan satu NIK digunakan untuk tiga nama. Ini namanya NIK ganda," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tuban, Sulamul Hadi kepada sejumlah wartawan usai pleno di kantor KPU setempat, Kamis (13/9/2018).

Baca: Harga Saham Anjlok, Restoran Ini Rugi Sekitar Rp 2,8 Triliun Gara-gara Bangkai Tikus

Data NIK ganda tersebut telah terdaftar di Kecamatan Semanding sebanyak dua kali, dan di Kecamatan Widang sebanyak satu kali.

Kini DPT ganda yang diindikasikan milik satu orang itu telah dicoret dua dan satu masuk dalam pendataan.

Baca: Pemprov Kalbar Dukung Penambahan Panjang Runway Bandara Supadio Jadi 3.000 Meter

"Yang NIK ganda dengan nama berbeda sudah dicoret. Begitupun dengan data ganda lainnya," tutup Sulamul Hadi.

Sebelumnya KPU Tuban telah menetapkan DPT Pileg dan Pilpres 2019 sebanyak 934.444 pemilih, namun DPT itu kini telah dikurangi 173 sehingga menjadi 934.271 pemilih.

Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved