Tak Dapat Formasi CPNS 2018, Ketua DPRD Wilayah Ini Meradang

jumlah lulusan perguruan tinggi selama ini terus bertambah dan mereka mengharapkan pemerintah menyediakan lapangan kerja melalui formasi CPNS.

Tak Dapat Formasi CPNS 2018, Ketua DPRD Wilayah Ini Meradang
Tribun Lampung
CPNS 2018 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID. ATAMBUA -  Ketua DPRD Kabupaten Belu, Januaria Awalde Berek meradang lantaran tak dapat formasi CPNS 2018. Terkait dengan ini, pihaknya memanggil Sekda Belu dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Belu mengenai ketidaan formasi CPNS untuk Kabupaten Belu tahun 2018.

Menurut Walde Berek, DPRD mengundang Sekda dan Kepala BKPP untuk memberikan informasi sebenarnya terkait formasi CPNS di Kabupaten Belu tahun 2018.

"Kita sudah mengundang kepala BKPP hari ini untuk beri penjelasan ke kita. Apakah benar, Kabupaten Belu tidak dapat formasi dan apa alasan," tegas Walde didampingi Wakil Ketua, Jeremias M. Seran, Kamis (13/9/2018).

Baca: Berkomitmen Sejahterakan Taraf Hidup Driver, Grab Berangus Puluhan Ribu Akun Fiktif

Politisi Partai Gerindra Belu ini mengatakan,  DPRD tidak tinggal diam dengan persoalan ini. DPRD akan memperjuangkan sampai ke pemerintah pusat agar Kabupaten Belu mendapat formasi CPNS.

"Kebijakan pemerintah pusat tidak boleh begini. Jangan menganaktirikan Kabupaten Belu. Kita sudah 10 tahun moratorium, terus tahun ini tidak dikasih jatah," tegas Walde.

Menurut Walde, masyarakat Kabupaten Belu khususnya para pencari kerja sangat mengharapkan formasi CPNS tahun 2018 tetap ada seperti kabupaten lainnya karena selama 10 tahun sudah dilakukan moratorium.

Baca: KPU Plenokan DPT, Segini Jumlah Pemilih Sambas

Kemudian, jumlah lulusan perguruan tinggi selama ini terus bertambah dan mereka mengharapkan pemerintah menyediakan lapangan kerja melalui formasi CPNS.

Walde Berek juga mengatakan, jika formasi CPNS benar-benar tidak ada untuk Kabupaten Belu tahun 2018, maka DPRD Belu akan menemui Kemenpa-RB.

DPRD juga memberi want-wanti kepada Kepala BKPP Kabupaten Belu jika masalah ini terjadi karena kelalaian dari Pemerintah Kabupaten Belu. 

Editor: Jamadin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help