Operasi Caesar Lancar Tanpa Bayar, Apalagi Kalau Bukan dengan JKN-KIS

Banyak pasien persalinan melahirkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mengaku puas

Operasi Caesar Lancar Tanpa Bayar, Apalagi Kalau Bukan dengan JKN-KIS
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Peserta PBPU 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Banyak pasien persalinan melahirkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan, karena selama proses persalinan baik secara normal maupun melalui operasi Cesar. 

Pasien Persalinan peserta JKN-KIS benar-benar terbantu dengan adanya layanan kesehatan ini mulai dari tindakan proses melahirkan, opname pasca melahirkan hingga pasien benar-benar dinyatakan pulih.

Asmarianti (32) misalnya,  wanita asal Desa Kuala Dua Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat ini baru saja melahirkan anak keduanya pada Bulan Juli 2018 dengan proses Operasi Caesar di Rumah Sakit Bersalin Nabasa Pontianak.

Ia mendaftar sebagai peserta mandiri di kelas III sejak tahun 2014 silam. Dari anak pertama hingga anak kedua semua persalinannya dijamin program JKN-KIS.

Baca: SMPN 7 Pontianak Lawan SMPN 16 Pontianak Berlangsung Seru, Tonton Videonya

Saat disambangi Tim BPJS Kesehatan dikediamannya, Yanti sapaan akrabnya menceritakan persalinan anak keduanya.

Saat usia kandungan memasuki 32 minggu, ia harus dirawat di rumah sakit dikarenakan posisi plasenta menutupi mulut rahim (plasenta previa).

Sehingga pendarahan terus terjadi sampai akhirnya dokter memutuskan untuk dilakukan operasi meski belum memasuki Hari Perkiraan Lahir (HPL).

“Bersyukur jagoan kami diberikan kesehatan meski lahir belum cukup bulan dan melalui operasi caesar, saat lahiran pun saya merasa tenang karena kami telah memiliki Kartu JKN-KIS. Sebelumnya saya sempat dengar berita tentang BPJS Kesehatan tidak lagi menjamin bayi baru lahir, akan tetapi semua berita itu tidak benar. Setelah sehat saya bersama anak bisa pulang dengan tidak membayar  sepeserpun,” ungkapnya.

Yanti juga mengungkapkan meski dirinya mendaftar di kelas 3, pelayanan di Rumah Sakit sangat baik, ia merasa tidak ada perbedaaan dengan pasien lain kecuali perbedaan jenis ruangan saja. Setiap bulan sebelum tanggal 10 Yanti rutin membayar iuran di Alfamart di dekat rumahnya, “saya selalu mengupayakan dan mengutamakan pembayaran BPJS Kesehatan, bagi saya kartu ini sangat penting, kartu ini yang membuat saya dan keluarga tenang, karena kita tidak tahu apa yang terjadi pada hidup kita  sakit bisa datang kapan saja, dengan kartu JKN-KIS kekhawatiran itu sirna,” demikian tuturnya

Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved