Cegah Gangguan Keamanan, Kabid Cipta Karya Bakal Usahakan Penuhi Air Bersih di Rutan

Pada kesempatan ini, Ka Rutan H.M. Hidayah pun memaparkan beberapa kebutuhan yang memang di perlukan di Rutan yang ia pimpin.

Cegah Gangguan Keamanan, Kabid Cipta Karya Bakal Usahakan Penuhi Air Bersih di Rutan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Suasana di dalam Rutan kelas 2 B Mempawah, Rabu (12/09/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,MEMPAWAH- Anggota DPRD Kabupaten Mempawah pagi ini mengunjungi Rutan Kelas 2 Mempawah bersama beberapa perwakilan dari Dinas terkait.

Pada kesempatan ini, Ka Rutan H.M. Hidayah pun memaparkan beberapa kebutuhan yang memang di perlukan di Rutan yang ia pimpin.

Baca: Gandeng Berbagai Dinas Kunjungi Rutan, Ini Harapan Anggota Komisi 1 DPRD Mempawah

Baca: Komisi 1 DPRD Mempawah Kunjungi Rutan, Hidayah Minta Bantuan Ini

Satu di antaranya adalah terkait sarana dan prasarana yang ada di Rutan kelas 2 B Mempawah.

Hidayah mengatakan, semua yang pihaknya ajukan merupakan bersifat sangat rentan dengan gangguan keamanan, satu di antaranya adalah terkait fasilitas air bersih.

Menanggapi hal tersebut, A. Rahim Akri, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mempawah mengatakan bahwa terkait hal tersebut, pihaknya akan membuat konsep terkait kondisi di Rutan kelas 2 B Mempawah.

"Hasil dari pemantauan kita ini, nantinya kita akan membuat estimasi berpaa kira - kira anggaram biaya, dan nanti akan kita bahas di forum OPD, Bapeda, keuangan mereka harus tau, dan Dewan - Dewan juga harus mendukung supaya ini bisa terealisasi,"ujarnya.

Dari hasil pemantauan pihaknya dan pemaparan terkait kebutuhan Rutan dari Ka Rutan, pihaknya dimohon untuk menangani air bersih di tiap - tiap blok yang ada di Rutan, karena air bersih juga salah satu kebutuhan pokok di Rutan, dan dapat menimbulkan gangguan keamanan bila tidak terpenuhi.

"Tadi kita sudah sisir di lapangan, jadi salah satunya apakah kita akan buat Resapoar atau Tendon, nah untuk penampungan agar nanti air tidak putus,"ungkapnya.

Namun, Rahim mengatakan, pihaknya tidak dapat melaksanakan hal tersebut dalam waktu dekat, karena saat ini program - program kegiatan telah pihaknya susun.

"Ini yang jadi salah satu masalah kita, dan membuat kita tidak bisa langsung mengalokasikan dana, ndak bisa kita sendiri, kalau ada kebijakan lain kita ndak tau, yang jelas apa yang kita dapatkan di lapangan ini akan kita sampaikan ke pimpinan yang lebih tinggi, dalam hal ini kepala Dinas,"ungkapnya.

Kendati demikian, Pihaknyapun akan berusaha mengusahakan untuk membuat langkah - langkah dalam waktu dekat untuk mencegah hal - hal yang tidak diinginkan.

"Kita akan mengkoordinasikan langkah - langkah dalam waktu dekat ini, ya insidentil lah, Jangan sampai gara - gara kekurangan air bersih warga binaan ini resah, dan menimbulkan permasalahan dan ribut, kan jadi masalah sosial juga,"ujarnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved