Jangan Egois, Begini Cara Perlakkuan Sahabat Dengan Baik

Tidak heran jika kita kadang tidak ingin kehilangan sahabat, karena bagaimanaoun juga, sahabat itu sangat berharga.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sahabat, biasanya adalah sosok yang paling mengerti kamu, dia juga adalah sosok yang paling setia karena selalu ada nggak hanya saat kamu senang, tapi juga saat kamu sedang susah.

Tidak heran jika kita kadang tidak ingin kehilangan sahabat, karena bagaimanaoun juga, sahabat itu sangat berharga.

Namun, dia juga manusia, punya kehidupan dan hak bebas sebagai manusia, sehingga kita tidak berhak untuk mengekangnya, meskipun itu karena kita tak ingin kehilangan dia.

Terkadang, cara kita mempertahankan seorang sahabat, jika itu terlalu berlebihan juga dapat membuat kita dan sahabat justru bertengkar.

Nah, baiknya gimana cara mengatasi ego terhadap sahabat agar hubungan kita tetap baik, simak ulasan psikolog Rika Indarti berikut ini.

Pertanyaan:
SAYA punya sahabat, tapi kita sering banget berkelahi soalnya saya terlalu egois.
Tapi saya kaya’ gini karena saya hanya tidak mau waktu dia habis dengan orang
lain. Menurut psikolog saya ini salah nggak sih melakukan kaya’ begini?
Bekti, 15 tahun, Kotabaru

Jawaban:
Bekti yang nggak mau ditinggalkan sahabat, ada saat-saat tertentu bagi teman untuk berinteraksi dengan Bekti. Apakah itu saat berada di sekolah, pulang sekolah, atau kumpul bersama. Apalagi jika kalian sahabat dekat, tentu akan terasa menyenangkan bila bisa ngobrol dengannya. Bekti ingin dia ada hanya untukmu saja, dan hal itu cenderung membuat ia merasa kurang nyaman karena merasa dibatasi. Akhirnya, seringkali kalian berkelahi karena hal tersebut. Boleh saja Bekti merasa ingin lebih sering berkumpul dengannya. Namun ia juga bebas untuk memilih dengan siapa ia akan berkumpul dan bergaul. Bekti perlu meyakinkan pada diri sendiri bahwa dengan siapapun ia bergaul, kalian tetap akan berteman. Bila memang perlu, atas persetujuannya Bekti bisa berkenalan dengan teman-temannya dan berkumpul atau bergaul. Siapa tahu ada
teman lain yang juga nyaman untuk diajak ngobrol.

Penulis: Bella
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved