Bank Indonesia Dorong Masyarakat Gunakan ATM Berlogo GPN

Dengan adanya GPN maka transaksi ATM sudah sangat mudah dan bisa dilakukan dengan mesin EDC mana saja

Bank Indonesia Dorong Masyarakat Gunakan ATM Berlogo GPN
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MASKARTINI
Sales menunjukkan ATM di Cabang BNI Pontianak, Jaoan Tanjungpura. Pasca Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral meluncurkan program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), BNI Cabang Pontianak siap mendistribusikan ATM logo GPN kepada masyarakat. -- 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bank Indonesia mendorong masyarakat menggunakan kartu ATM atau debet berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dengan melakukan penukaran kartu ATM di bank terdekat.

Untuk memfasilitasi penukaran kartu berlogo GPN, Bank Indonesia juga bekerja sama dengan perbankan menyelenggarakan Pekan Penukaran Kartu Berlogo GPN di 17 wilayah yang tersebar di Indonesia selama periode 29 Juli - 3 Agustus 2018 lalu.

Untuk selanjutnya, akan dilakukan kegiatan serupa secara bertahap di 3 tahap berikutnya yang akan diselenggarakan hingga Oktober 2018. Hal ini sejalan dengan kewajiban pencantuman logo nasional (GPN) untuk kartu ATM atau debet yang telah dimulai sejak tanggal 1 Januari 2018.

Baca: Hari Ini, Bawaslu Mempawah Gelar Sosialisasi Pileg dan Pilpres 2019

Tepat 19 Agustus 2018 GPN diluncurkan di 8 kota di Indonesia termasuk di Pontianak. Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Prijono mengatakan dengan ATM berlogo GPN masyarakat tidak perlu lagi mencari mesin EDC dari Bank yang sama dengan kartu yang dimiliki karena semua kartu yang diterbitkan oleh penerbit domestik dapat terhubung dengan satu mesin EDC.

Sebagai dasar hukum implementasi GPN, Bank Indonesia telah menerbitkan PBI No.19/8/PBI/2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional (National Payment Gateway) pada tanggal 21 Juni 2017 dan PADG No. 19/10/PADG/2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional (National Payment Gateway) pada tanggal 20 September 2017.

"Dengan adanya GPN maka transaksi ATM sudah sangat mudah dan bisa dilakukan dengan mesin EDC mana saja. Saat ini tidak ada alasan penjual menolak kartu berbeda yang ada lambang garuda karena sudah terintegerasi. Saat ini kartu lama sudah bisa ditukarkan ke kartu debet dan ATM yang berloga GPN," ungkap Prijono.

Baca: TKI Asal Aceh Yang Sempat Terlantar di Entikong Akhirnya Dipulangkan, Inilah Mereka

Wujud nyata dari implementasi GPN di kartu debet atau ATM adalah transaksi diberbagai merchant dapat dilakukan dengan EDC dari bank manapun dengan mengacu pada skema GPN, termasuk skema harga yang lebih efisien dibandingkan sebelumnya.

GPN dijelaskannya merupakan sebuah sistem yang terdiri atas "standard, switching dan services". Ketiga sistem dalam GPN tersebut dibangun melalui seperangkat aturan dan mekanisme untuk mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional.

Prijono mengatakan Bank Indonesia menginisasi GPN yang merupakan suatu sistem yang menghubungkan berbagai pembayaran elektronik atau transaksi non tunai pada semua instrumen Bank dalam satu sistem pembayaran.

Hal tersebut dalam rangka mewujudkan sistem pembayaran nasional yang lancar, aman, efisen, dan andal dalam membangun ketahanan, pengembangan, serta meningkatkan daya saing dengan upaya menata infrastruktur, kelembagaan, instrumen, dan mekanisme sistem pembayaran nasional.

Penulis: Maskartini
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help