Rayakan Peringatan IOD 2018, YP Gelar Beragam Kegaiatan di Citimall Ketapang

Sedangkan atraksi aksi teatikal (teater) bercerita tentang menjaga kehidupan di hutan.

Rayakan Peringatan IOD 2018, YP Gelar Beragam Kegaiatan di Citimall Ketapang
ISTIMEWA
Penampilan peserta saat peringatan IOD 2018 yang diselenggarakan YP bersama para Relawan Tajam, RebonK dan Penerima BOCS di Citimall Ketapang belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Yayasan Palung (YP) bersama para Relawan Tajam, RebonK dan Penerima Beasiswa Orangutan Kalimantan (BOCS) menyelenggarakan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Citimall Ketapang.

Di antaranya panggung boneka (puppet show) yang disuguhkan oleh Relawan Tajam, penampilan teater dari relawan Bentangor dan lomba Syair gulung tingkat sekolah dasar (SD).

Kegiatan itu dalam rangka merayakan Hari Orangutan Internasional International Orangutan Day (IOD) atau biasanya disebut juga World Orangutan Day (WOD) Hari Orangutan Sedunia 2018. Tujuannya untuk mengajak semua peduli terhadap orangutan melalui budaya.

Tema kegiatannya “Menjaga Si Petani Hutan Melalui Budaya”. Si Petani hutan yang dimaksud adalah orangutan.

Baca: Jepret Bike To Work, Tukang Jamu dapat Hadiah

Menjaga si petani hutan melalui budaya menjadi satu ajakan kepada semua pihak untuk peduli terkait nasib orangutan saat ini.

Lantaran berbagai ancaman yang ada pada satwa endemik tersebut. “Kegiatan dimulai pada pukul 13.00 Wib, dibuka secara resmi oleh Direktur YP,” kata Petrus melalui rilisnya kepada Tribun di Ketapang, Kamis (23/8).

Ragam rangkaian kegiatan seperti perlombaan syair gulung diselang seling dengan suguhan penampilan panggung boneka Di antaranya bercerita tentang kehidupan satwa liar di hutan seperti orangutan, burung enggang dan bekantan.

Orangutan sebagai satwa yang sangat terancam punah dan burung enggang sebagai satwa penyebar biji orangutan. Sedangkan bekantan merupakan satwa endemik yang hanya hidup di pulau Kalimantan saja. Sedangkan atraksi aksi teatikal (teater) bercerita tentang menjaga kehidupan di hutan.

Baca: Sapma PP Kapuas Hulu Akan Muscab, Ini Jadwal Kegiatannya

Dalam teater tersebut, relawan RebonK mengajak menjaga hutan peninggalan nenek moyang. Sebagai tokoh dalam cerita, Pak Amat yang di Perankan oleh Egi, RebonK sebagai sosok penjaga hutan yang bijaksana serta tidak tergoda dengan bujuk rayu dan berhasil menangkal segala ancaman yang datang seperti penebangan liar atau pun ilegal loging dan perburuan liar live music dari Egi’s & amp; Friend yang menampilkan lagu-lagu tentang lingkungan.

Halaman
123
Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help