Dampak Positif Dari Rujukan Sistem Online Untuk Kualitas Pelayanan Kesehatan

Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepuasan peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

Dampak Positif Dari Rujukan Sistem Online Untuk Kualitas Pelayanan Kesehatan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dokter Keluarga, Ferry Dimyati 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepuasan peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan melakukan inovasi terbaru dengan pengembangkan layanan sisten rujukan online. 

Terobosan ini dilakukan untuk mempermudah peserta JKN-KIS dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjutan (FKTRL).

Ferry Dimyati misalnya, lelaki paruh baya ini berprofesi sebagai dokter keluarga dan sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sejak zaman PT Askes (Persero), bermula praktek sebagai dokter keluarga, kini ia sudah mempunyai sebuah klinik pratama yaitu “Klinik Dokter Keluarga” yang berlokasi di jalan RE. Martadinata Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca: Ditemukan Bayi Baru Dilahirkan di Jalan Ayani 2 Kubu Raya, Kondisi Bayi Seperti Ini!

Saat ditemui tim Jamkesnews Ferry mengatakan, bahwa fasilitas kesehatan sangat menyambut baik hadirnya sistem rujukan online.

Sistem rujukan online merupakan pengembangan sistem peningkatan kualitas layanan administrasi, yang akan berdampak bagi majunya perkembangan pelayanan kesehatan ke depan, apalagi jika semua fasilitas kesehatan yang ada sudah memenuhi persyaratan teknis dan menerapkan rujukan online.

“Pasti akan banyak dampaknya, dengan rujukan online, fasilitas kesehatan terutama tingkat lanjutan sudah mendapat data pasien yang akan berkunjung, sehingga faskes dapat mengatur strategi pelayanan dan dapat mencegah permasalahan yang mungkin terjadi misalnya mengatur jadwal sehingga pasien tidak mengantri terlalu lama,” ujar Ferry.

Saat ini BPJS Kesehatan telah mengembangkan sebuah sistem rujukan online, sistem ini merupakan digitalisasi sistem rujukan berjenjang.

Bagi peserta JKN-KIS sistem rujukan ini banyak manfaatnya, pelayanan dapat dilakukan lebih efisien, mengurangi antrian, memitigasi semua potensi penolakan pelayanan karena tidak membawa rujukan, semua dokumen pasien sudah terekam dalam sistem sehingga peserta tidak perlu lagi membawa dokumen-dokumen rujukan.

Sistem ini dapat berjalan dengan baik jika didukung oleh seluruh fasilitas kesehatan.

Ferry juga menambahkan, fasilitas kesehatan harus cepat dan mau beradaptasi dengan kemajuan teknologi saat ini, kualitas layanan kesehatan dan kepuasan pasien merupakan tanggung jawab kita bersama, oleh sebab itu mari kita dukung sistem digitalisasi rujukan berjenjang ini, dengan sistem ini kita semua dipermudah baik dalam membuat rencana pelayanan, maupun berkoordinasi antar faskes.

Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved