Citizen Reporter

Peduli Kesehatan, Himgeo FKIP Untan bersama PMI Kota Pontianak Bagikan 1000 Masker

Kabut asap pun dikhawatirkan menjadi suatu penghalang saat pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Kota Pontianak

Peduli Kesehatan, Himgeo FKIP Untan bersama PMI Kota Pontianak Bagikan 1000 Masker
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Himgeo FKIP Untan bekerjasama dengan PMI Kota Pontianak menyelenggarakan aksi peduli dengan membagikan 1000 masker kepada pengendara sepeda motor, serta masyarakat yang berada di sekitaran taman Digulist . 

Citizen Reporter
Mahasiswa Kubu Raya
Abdullah Sutarso

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mengingat hari merdeka 17 Agustus 1945, kini tinggal menghitung hari lagi, namun musibah terjadi di Kalbar, khususnya Kota Pontianak yang dilanda Kabut Asap dan tentunya sangat meresahkan masyarakat disekitarnya, atas ketidaknyamanan saat bernafas.

Kabut asap pun dikhawatirkan menjadi suatu penghalang saat pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Kota Pontianak nantinya, mengingat kondisi kabut asap sampai saat ini masih menyelimuti kota Pontianak dan sekitarnya.

Himgeo FKIP Untan bekerjasama dengan PMI Kota Pontianak menyelenggarakan aksi peduli dengan membagikan 1000 masker kepada pengendara sepeda motor, serta masyarakat yang berada di sekitaran taman Digulist .
Himgeo FKIP Untan bekerjasama dengan PMI Kota Pontianak menyelenggarakan aksi peduli dengan membagikan 1000 masker kepada pengendara sepeda motor, serta masyarakat yang berada di sekitaran taman Digulist . (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Baca: Hari ini BMKG Pantau 450 Titik Api di Kalbar

Baca: Cuaca di Putussibau dan Sekitarnya Cukup Panas

Melihat kondisi kabut yang belum berkunjung meredah Himgeo FKIP Untan bekerjasama dengan PMI Kota Pontianak menyelenggarakan aksi peduli dengan membagikan 1000 masker kepada pengendara sepeda motor, serta masyarakat yang berada di sekitaran taman Digulist

Aksi pembagian masker ini di laksanakan pada pukul 06.30-09.30 WIB, Minggu (12/08/2018).

Wahyu menuturkan aksi pembagian masker ini dapat membantu masyarakat yang berada di area kota Pontianak yang udaranya sedang diselimuti asap terhindar dari gangguan pernafasan dan berbagai penyakit lainnya yang tidak diinginkan.

Maka dari itulah, Mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP Untan dan berkerja sama PMI Kota Pontianak untuk mebagikan 1000 masker kepada pengendara sepeda motor, mobil, petugas polisi serta masyarakat yang sedang melakukan aktivitas di sekitar taman Digulist.

“Aksi ini diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada setiap masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mengenakan masker apabila keluar rumah dikala bencana kabut asap yang belum kunjung mereda dan kita harapkan upacara hari kemerdekaan 17 Agustus 1945 dapat berjalan dengan lancar tanpa kabut asap," katanya.

Ia pun percaya tim satgas Jarhutla yang dibentuk sejak jauh-jauh hari terus berusaha dalam menangani permasalahan yang terjadi.

"Semoga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur Kepolisian, TNI dan lainnya mampu meminimalisir dampak kabut asap yang tersebar di Kalbar khususnya Kota Pontianak," tutupnya. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help