Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka dari Wakil Wali Kota Pontianak

Alm Mas’ud Abdullah meninggal di RSCM Jakarta Sabtu, 11 Agustus 2018 sekitar pukul 05.45 WIB.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka dari Wakil Wali Kota Pontianak
ISTIMEWA
Almarhum H Mas'ud Abdullah semaca hidup bersama istri dan keluarga Edi Rusdi Kamtono.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANA.CO.ID, PONTIANAK - Kabar duka datang dari keluarga Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono lantaran mertuanya H. Mas’ud Abdullah telah menghembuskan nafas terakhir.

Kabar meninggalnya mertua Wali Kota Pontianak terpilih dalam Pilkada serentak 2018 ini dibenarkan oleh sahabatnya, Safaruddin Usman yang juga merupakan pemerhati sejarah Kalbar.

"Telah berpulang kerahmatullah, ayah mertua dari Bapak Ir H Edi Rusdi Kamtono MM MT Wali Kota Pontianak Pontianak atau ayah dari Ibu Dr Hj Yeni Mas’ud Kamtono dalam usia 81 tahun," ujar Safarudin Usman, Sabtu (11/8/2018).

Baca: Gelar Aksi, PMII Kalbar Nilai Tagar 2019 Ganti Presiden Inkonstitusional

Baca: Firasat Keluarga Sebelum Pegawai BPJS Kesehatan Ria Damayanti Alami Kecelakaan Maut

Alm Mas’ud Abdullah meninggal di RSCM Jakarta Sabtu, 11 Agustus 2018 sekitar pukul 05.45 WIB.

Jenazah akan diterbangkan ke Pontianak dari Bandara Soekarno Hatta, siang ini dan diperkirakan penerbangan pukul 12.00 WIB dan dimakamkan di Pontianak.

"Rumah duka Jalan Syuhada Pontianak, semoga almarhum khusnul khatimah," ujarnya.

Sedikit mengupas biografi Alm H Mas’ud Abdullah SH dilahirkan di Sanggau 81 tahun silam dan merupakan putra dari Alm H Abdullah, dan pernah menjabat sebagai Pj Kantor Pos Giro Sanggau pada waktu tersebut.

Alm H Mas'ud Abddullah merupakan alumni alumni Fakultas Hukum UGM Yogyakarta tahun 1964 dan seangkatan bersama Alm Prof H Mahmud Akil SH dan mereka bersama dr HA Fattah Rahman Noor semasa kuliah aktif di KPMK di Jogjakarta yang dibina oleh Alm Ya’ Syarif Umar

Setelah lulus dari UGM, Alm H Mas'ud selanjutnya ditugaskan di Pemda Kotapraja Pontianak.

"Alm meniti karir dimulai di kantor Wali Kota Pontianak kemudian menjabat Camat Pontianak Barat, selanjutnya menempati beberapa posisi jabatan di lingkungan Pemda Kotamadya Pontianak ketika itu," jelasnya.

Seterusnya ia berkarir di jajaran Pemda Tk I Kalimantan Barat dan terpilih sebagai Bupati Kabupaten Ketapang.

Alm adalah suami dari Hj Tuti Aladin yang juga aktifis perempuan serta sempat menduduki posisi anggota DPRD Tk I Kalimantan Barat pada periode 1972-1977.

"Alm H Mas’ud Abdullah memiliki beberapa orang saudara. Kakak tertuanya Hj Hafsyah Abdullah 83 tahun (Nyonya dr Noto Sunaryo) saat ini menetap di Banjarmasin. Beberapa saudara kandung Alm lainnya telah mendahului berpulang ke rahmatullah. Hingga akhir hayatnya Alm H Mas’ud aktif diberbagai kegiatan sosial kemasyarakatan antara lain di Yayasan Mujahidin, Yayasan Al Azhar, Yayasan RS Yarsi dan sejumlah kegiatan kemasyarakatan lainnya," ujar Sahabat Edi Kamtono ini.

Tak hanya sahabat, Safaruddin Usman juga ada hubungan keluarga dengan Alm mertua Edi Kamtono. "Kakek saya merupakan sepupu sekali dengan Alm H Mas'ud Abdullah," tambahnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help