SD Bawamai Lakukan kegiatan Jumat Bersih, Relawan Bank Sampah Rosela Turut Bangga

Melalu program ini, harapannya setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah untuk menuju lingkungan yang sehat

SD Bawamai Lakukan kegiatan Jumat Bersih, Relawan Bank Sampah Rosela Turut Bangga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
SD Bawamai, dalam kegiatan Jumat bersih dan penanaman pohon di SD Bawamai di Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan, Kota Pontianak, Jumat (10/8/2018 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kementrian Negara Lingkungan Hidup, melalui program Adiwiya mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Melalu program ini, harapannya setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah untuk menuju lingkungan yang sehat dan terhindar dari dampak lingkungan yang negatif.

Baca: Muspika Kecamatan Banyuke Hulu Laksanakan Senam Dalam Pencanangan Germas

Baca: SGT 2018 Ajang Unjuk Bakat, Jazuli Beri Pesan Khusus Bagi Siswa

Dengan melibatkan banyak pihak, seperti dinas lingkungan hidup, para penggiat lingkungan, mahasiswa dan komunitas, program ini diharapkan mampu mengajak warga sekolah untuk dapat melaksanakan proses belajar mengajar mengenai materi lingkungan hidup.

Sehingga para siswa dan guru turut berpartisipasi melestarikan dan menjaga lingkungan hiudup di sekolah dan sekitarnya.

Hal itu lah yang diterapkan oleh SD Bawamai, dalam kegiatan Jumat bersih dan penanaman pohon di SD Bawamai di Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan, Kota Pontianak.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Bidang Revitalisasi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Dadang Fitrajaya, para relawan dari Bank Sampah Rosela dan mahasiswa dari program pertukaran pelajar.

Kegiatan ini pun mendapatkan apresisasi dari berbagai pihak, diantaranya Zulkardianti dari Bank Sampah Rosela.

"Partisipasi guru di SD Bawamai sangat antusias, kami dari relawan yang bergerak di bidang lingkungan merasa bangga berada di sini, karena jika hanya kami, segelintir orang ini tidak akan mampu menggerakkan satu sekolahan tapi dengan bersama-sama guru, sehingga kita bisa menerapkan bahwa dari usia dini inilah mulai anak-anak sudah tahu arti pemilahan sampah, penanaman pohon, penghijauan, karena kita lihat Pontianak semakin panas, kurang oksigen,"

Penulis: Bella
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help