Panik Teriakan Bom

Jalani Sidang Praperadilan, Kuasa Hukum FN Yakini Kliennya Tak Sebut Bom

Sidang praperadilan perkara "Bomb Joke yang diajukan Frantinus Nirigi (FN) bersama kuasa hukumnya berlangsung alot

Jalani Sidang Praperadilan, Kuasa Hukum FN Yakini Kliennya Tak Sebut Bom
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kuasa Hukum FN, Andel SH bersama Advokat dari Papua saat ikuti sidang praperadilan di PN Pontianak 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sidang praperadilan perkara "Bomb Joke yang diajukan Frantinus Nirigi (FN) bersama kuasa hukumnya berlangsung alot di Pengadilan Negeri Pontianak pada Jumat (10/8/2018).

Sidang diawali dengan pemeriksaan berkas yang dihadiri oleh kuasa hukum masing-masing, baik itu kuasa hukum dari pihak FN maupun pihak tergugat dari pihak Kapolresta Pontianak dan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Pada sidang pertama, kuasa hukum yang hadir hanya dari pihak FN selaku pemohon, tanpa dihadiri oleh pihak termohon. Meski demikian, sidang tetap dibuka oleh Hakim Ketua PN Pontianak, Rudi Kindarto.

Baca: Kasus Bom Joke, Erma Ranik Turun Tangan, Siapkan Tim Penasehat Hukum FN Untuk Mediasi

Sidang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan permohonan praperadilan yang dibacakan oleh kuasa hukum FN dihadapan hakim dan peserta sidang.

Usai membacakan permohonan praperadilan, pihak tergugat dari Kapolresta Pontianak menyampaikan informasi terkait dengan proses hukum yang dijalani oleh tersangka FN.

Yaitu, perkara pokok dalam kasus tersebut sudah dilimpahkan dan disidangkan di Pengadilan Negeri Mempawah.

Hakim Ketua, Rudi Kindarto mengatakan, sidang pada hari ini dihadiri lengkap oleh masing-masing pihak dan permohonan praperadilan bisa dibacakan dalam sidang.

"Selanjutnya adalah tanggapan dari termohon dan ternyata dalam sidang, termohon sudah siap, namun berdasarkan informasi dari kuasa hukum termohon, perkara induk sudah dilimpahkan dan disidangkan di pengadilan negeri mempawah," ujar Rudi saat ditemui usai sidang, Jumat (10/8/2018).

Meski demikian, sambung Rudi, bukti otentik terkait pelimpahan dan persidangan di PN Mempawah belum diperoleh pihaknya.

Halaman
123
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help