Juara Masak Ikan Nasioanal 2017, Tahun Ini Kantor Kepresidenan Cari Koki Handal Pontianak 

Lomba masak ikan nusantara ini bagian dari pelaksanaan instruksi presiden RI, Joko Widodo

Juara Masak Ikan Nasioanal 2017, Tahun Ini Kantor Kepresidenan Cari Koki Handal Pontianak 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI, Theofransus La Litaay. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni 

TRIBUNPONTIANA.CO.ID, PONTIANAK - Kantor  Staf Presiden Republik Indonesia kembali menggelar Lomba Masak Ikan Nusantara (LMIN)  untuk mencari koki terbaik dalam meracik masakan dari seluruh Indonesia untuk diundang masak di Istana Negara.

Setidaknya ada 10 provinsi yang ditunjuk sebagai penyelenggara untuk memilih koki atau chef terbaik, satu diantara rekan 10 provinsi adalah Kalbar yang dipusatkan di Kota Pontianak. 

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI, Theofransus La Litaay menuturkan pihaknya sengaja menunjuk Kota Pontianak sebagai lokasi mencari koki handal dalam mengkreasikan ikan. Hal itu lantaran banyak potensi masakan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. 

Baca: Panwascam Kakap Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

"Lomba masak ikan nusantara kembali diadakan di Kota Pontianak, mengingat di tahun 2017 lalu Pontianak adalah salah satu dari lima kota yang menyelenggarakan acara ini. Kemudian pemenang dari lomba tersebut berhasil menjadi juara di tingkat nasional," ucap Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI, Theofransus La Litaay memberikan apresiasi pada Kota Pontianak yang memiliki beragam kreasi masakan berbahan dasar ikan, saat pembukaan acara di Taman Alun-alun Kapuas Pontianak, Kamis (9/8/2018).

Selain itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan ini menambahkanpotensi pariwisata di Kota Pontianak iadalah wisata kuliner termasuk di dalamnya beragam menu-menu ikan lokal yang sebenarnya potensial dijadikan sebagai andalan pariwisata di Kota Pontianak.

"Melalui lomba ini kita berharap potensi pariwisata bisa dikembangkan,ini bukan hanya pariwisata saja tetapi sekaligus mempromosikan kegemaran untuk makan ikan yang tentunya sangat baik, terutama bagi anak-anak karena ikan mengandung omega tiga yang dapat meningkatkan kecerdasan  sekaligus mencegah stunting," jelasnya. 

Lomba masak ikan nusantara ini bagian dari pelaksanaan instruksi presiden RI, Joko Widodo melalui Inpres Nomor 1 tahun 2017 lalu tentang gerakan masyarakat hidup sehat. 

Theofransus menjelaskan dalam perlombaan ini berbagai macam hidangan masakan ikan menunjukkan ternyata bukan hanya kaitan dengan pariwisata atau kesehatan saja, tetapi juga ekonomi lokal, khususnya ekonomi skala kecil dan menengah.

Baca: Martin: Lantamal XII Pontianak Butuh Calon Prajurit Handal‎

"Saya kira ini penting sekali untuk dipromosikan dan kami menyambut baik karena Pemkot Pontianak bersedia untuk mendukung kegiatan ini. Bentuk dukungan ini menunjukkan partisipasi Pemkot Pontianak dan stakeholder yang sangat banyak," pujinya. 

Terselenggaranya kegiatan masak ikan nusantara di Pontianak dan untuk kedua kalinya ini bukti keberhasilan Pemkot Pontianak dalam mendukung pembangunan, baik itu pariwisata, kesehatan dan pengembang ekonomi lokal masyarakat Pontianak.

Pemenang ditingkat daerah akan dibawa ke istana untuk menunjukan keahliannya didepan presiden dan para menteri. 

Diharapkan melalui kegiatan yang dilangsugkan bisa berdampak pada aspek ekonomi dan kesejahteraan dari para profesional kuliner.

"Ini juga merupakan wadah promosi bagi mereka di dalam lingkungan profesional kuliner. Pemenang dari lomba di tingkat nasional ini nanti akan memasak di depan Bapak Presiden RI, Jokowi dan para menteri. Mereka juga akan diundang untuk hadir dalam upacara 17 agustus di istana presiden. Kemudian juga akan diundang dalam pembukaan Asian Games pada tanggal 18 Agustus di Gelora Bung Karno Jakarta," jelasnya. 

Ia berharap kegiatan semacam ini merupakan suatu penggerak bagi aktivitas di dalam kegiatan ekonomi lokal. Selain itu event tersebut bagian dari mempromosikan mengingat Pontianak disebutnya, merupakan  kota penting di Kalimantan dengan tingkat kemajuan ekonomi yang cukup tinggi. 

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved