Kontes Durian Kalbar

Ini Tiga Jenis Durian Pemenang Kontes di Sekayam

Ada satu pohon saja durianya. Sekarang sudah mau habis buah. Kemarin sempat berbuah sekitar 200 lebih

Ini Tiga Jenis Durian Pemenang Kontes di Sekayam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HENDRI CHORNELIUS
Suasana kontes durian unggul tingkat Kalbar tahun 2018 di kecamatan Sekayam, kabupaten Sanggau. Kontes yang diikuti 102 peserta itu berlangsung di halaman kantor Camat Sekayam, Jumat (27/7). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Juara pertama kontes durian di Balai Karangan, Muksin menyampaikan, durian yang diikutsertakan dalam kontes bernama durian Na (sebutan warga setempat).

Kontes durian unggul tingkat Kalbar tahun 2018 di kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, berlangsung di halaman kantor Camat Sekayam, Jumat (27/7).

“Ada satu pohon saja durianya. Sekarang sudah mau habis buah. Kemarin sempat berbuah sekitar 200 lebih, ” katanya.

Warga dusun Semeng, desa Semangit, kecamatan Entikong itu menambahkan, durian tersebut berada di dusun Raut Muara, desa Raut Muara, kecamatan Sekayam.

Baca: Kejari Hanya Terima Satu Kasus Kayu Ilegal dari Polres Kayong Utara Sejak 2016

“Saya aslinya dari dusun Raut Muara dan isteri berasal dari dusun Semeng, makanya tinggal disana, ” jelasnya.

Ia menuturkan, durian miliknya itupun rasanya nikmat dan isinya pun berwarna kuning serta tebal. “Usianya sekitar 60 tahun lebih, nantinya akan saya kembangkan lagi durian jenis NA ini, ” ujarnya.

Sementara, Juara 2 dalam kontes durian, yakni Supriantin (42). Ia menjelaskan, durian tersebut bernama Durian Kahan. “Warnanya agak oren. Memang punya sendiri pohonya, umurnya sekitar 30 tahun lebih. Berbuahnya pun satu tahun sekali dan sekitar 50 buah yang sekarang, ” ujarnya warga desa Engkahan itu.

Untuk ukuranya, lanjutnya, berukuran sedang. Ia pun sebelumnya tak menyangka bakal menjadi pemanang dikontes durian unggl Kalbar.

“Tidak nyangka, alhamdulillah, puji syukur bisa dapat juara 2, tahun 2016 pernah ikut tapi tidak juara. Durian yang diikutkan waktu itu juga beda, ” jelasnya.

Baca: Demi Jaga Silaturahmi, Rukun Sosial Keluarga Landak Akan Laksanakan Halal Bihalal, Ini Waktunya

Sementara untuk juara 3 kontes durian, Susanto. Ia menjelaskan, durian yang diikutsertakan bernama durian Turok (bahasa kampung).

“Durian tersebut punya warisan. Hanya kerabat saja yang boleh ngambilnya, Tiap tahun berbuah dan isinya warna kuning serta tebal. Umurnya sudah 100 tahun lebih, ” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help