Segera Opening, Ibis Hotel Tawarkan 9 Meeting Room

Rudin Ruslan mengatakan saat ini pembangunan hotel strategis di Jalan Jenderal Ahmad Yani nomor 91 sudah mencapai 80 persen

Segera Opening, Ibis Hotel Tawarkan 9 Meeting Room
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Hotel Ibis yang merupakan satu diantara hotel jaringan Accor Hotels yang berada di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (22/7/2018) sore. Hotel bintang tiga ini rencananya akan segera dibuka pada bulan Agustus mendatang. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bisnis perhotelan tumbuh pesat di Kota Pontianak.

Melengkapi hunian kelas ekonomi, Ibis Hotels yang merupakan jaringan Accor Hotels yang sudah populer di seluruh dunia dibangun dengan fasilitas dan desain terbaik kini hadir di Pontianak.

Sebagai jaringan hotel berkelas dunia, Ibis Hotels dibangun sesuai standar Accor Group. General Manager Ibis Hotels, Rudin Ruslan mengatakan saat ini pembangunan hotel strategis di Jalan Jenderal Ahmad Yani nomor 91 sudah mencapai 80 persen atau memasuki tahap finishing.

Baca: Hidangan Main Course Bertema Fushion Food jadi Andalan Hotel Ibis

Baca: VIDEO DRONE - Tampak Megah, Hotel Ibis akan Dibuka Bulan Depan

Pembangunan hotel yang didominasi warna merah putih ini segera beroperasi tahun ini. Ibis Hotel sendiri sebuah brand hotel dibawah Accor Hotels yang menyasar kelas ekonomi. Ibis termasuk mega brand, selain Ibis merah ada Ibis hijau (style) dan Ibis biru (budget).

Saat ini kata Rudin, pihaknya sedang mempersiapkan proses audit dari pihak ketiga. "Sudah mencapai 80 persen, ada beberapa tempat yang masih dalam finishing. Setelah layak fungsi dan melewati proses audit baru akan dilakukan soft opening," ujar Rudin kepada Tribunpontianak.co.id.

Baca: Megah, Inilah Penampakan Hotel Ibis di Pontianak Dilihat dari Udara

Baca: Ibis Hotels Pontianak Target Beroperasi Tahun Ini

Biasanya kata Rudin jika aman, proses audit akan sangat cepat dan jika masih ada kekurangan pihak hotel akan diberi waktu memperbaiki hingga dilakukan audit kembali.

Selain K3 yang diwajibkan pemerintah dan sudah dipastikan aman. Standar accor menggunakan pihak ketiga untuk memastikan bahwa suatu bangunan layak fungsi.

"Jadi kita masih menunggu sebenarnya, dari Disnaker menggunakan pihak ketiga dan kita dari Accor ada lagi karena bagi kita keamanan dan keselamatan tamu nomor satu agar cover semua," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help