Citizen Reporter

Bupati Paolus Hadi Apresiasi Berdirinya Gereja Stasi Labak

Ia menambahkan, Pemerintah sangat mendukung kegiatan umat untuk memperdalam iman lewat pembangunan tempat ibadah

Bupati Paolus Hadi Apresiasi Berdirinya Gereja Stasi Labak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat foto bersama usai peresmian gereja katolik santo Yosef stasi Labak, kecamatan Bonti, Minggu (22/7/2018). 

Citizen Reporter

Humas Setda Sanggau

Christ TCG

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU -  Meskipun bantuan yang disalurkan tidak 100 persen, namun umat katolik Labak, kecamatan Bonti dan Keuskupan telah memaksimalkan anggaran yang diterima untuk pembangunan tempat ibadah yang megah dan kokoh tersebut.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi sangat mengapresiasi dengan berdirinya Gereja Katolik Santo Yosef Stasi Labak Paroki Bonti, Keuskupan Sanggau. Hal itu disampaikan pada saat peresmian gereja katolik santo Yosef Stasi Labak, Minggu (22/7/2018).

Baca: Setiap Tahunnya Pemkot Pontianak Harus Kehilangan 250-300 Pegawai

Baca: Tarian Hikayat Tun Teja oleh Sania Rahma Agatha, Cerita Tentang Perihnya Pengkhianatan Cinta

Pria yang hobi menyanyi ini pun berpesan, bahwa Gereja yang baru saja diresmikan harus dijaga dan dirawat dengan baik, karena Gereja ini juga merupakan hasil swadaya umat.

Ia menambahkan, Pemerintah sangat mendukung kegiatan umat untuk memperdalam iman lewat pembangunan tempat ibadah, akan tetapi tapi Pemerintah tetap mengimbau agar umat berpartisipasi melakukan swadaya untuk pembangunan tersebut.

"Saya senang Gereja ini sudah jadi dan diresmikan, dengan hasil bangunan yang maksimal. Kalau pembangunan Gereja seperti ini, tidak perlu setiap tahun harus renovasi gereja dan diresmikan lagi dengan alasan bangunan kurang berkualitas. Dan saya yakin, Gereja ini bisa digunakan 20-30 tahun kedepan dengan syarat rawatlah aset ini. Setiap tahun warna cat pasti kusam, harus dipoles lagi catnya, ” pesanya usai misa syukur peresmian dan pemberkatan Gereja Katolik Santo Yosef Stasi Labak.

Pelantun lagu Doleng Donado dan Onih Agah Apai Borita yang hadir didampingi sang istri, Arita Apolina ini pun berpesan kepada umat Katolik Stasi Labak agar memanfaatkan Gereja dengan berbagai kegiatan rohani untuk memperkuat iman.

“Yang Katolik jangan hanya di KTP (Kartu Tanda Penduduk) saja, imanpun harus kuat. Selain untuk misa, pergunakanlah Gereja ini sebagai tempat kegiatan kerohanian, khususnya anak muda atau OMK (Orang Muda Katolik) supaya Gereja ini lebih bermanfaat, ” ujarnya.

Uskup Keuskupan Sanggau Mgr Julius Menccucuni, CP kepada umat Stasi Labak menyampaikan, dengan adanya gereja ini, membuktikan kecintaan umat kepada tuhan tidak hanya dalam bentuk pembangunan Gereja.

Menurutnya, kesempurnaan pembuktian itu harus disertai dengan rajinnya umat melaksanakan Misa setiap minggunya dan dihari besar katolik seperti perayaan Natal, Paska dan lainnya.

“Saya tidak mau gereja ini tutup dihari Minggu. Seperti yang saya lihat tadi pagi disebuah kampung, ketika saya lewat, untuk hadir di acara peresmian Gereja ini, ” katanya.

Peresmian Gereja ini ditandai dengan pembukaan tirai plang nama Gereja oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi bersama Uskup Sanggau Mgr Julius Menccucuni, CP dilanjutkan dengan penandantangan prasasti peresmian dan pemberkatan didepan Gereja (hen).

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help