Pengenalan Lingkungan Sekolah, Ratusan Siswa Baru Bersihkan Sampah di Taman Untan

PLS ini berlangsung sejak tanggal 9 sampai tanggal 13 Juli 2018, beragam kegiatan diadakan, misalnya mengenalkan mereka tentang sains

Pengenalan Lingkungan Sekolah, Ratusan Siswa Baru Bersihkan Sampah di Taman Untan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Siswa-siswi baru atau siswa kelas 10 SMA Kristen Immanuel (bilingual class) Pontianak mengikuti kegiatan outing program yang digelar dalam rangkaian Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang digelar di Taman Untan, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (13/7/2018) pagi. Pada kesempatan ini mereka membersihkan taman Untan dari Sampah. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 117 siswa-siswi baru atau siswa kelas 10 SMA Kristen Immanuel (bilingual class) Pontianak mengikuti kegiatan outing program yang digelar dalam rangkaian Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang digelar di Taman Untan, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (13/7/2018) pagi.

Pada kesempatan ini, ratusan siswa-siswi baru tersebut mengumpulkan berbagai macam sampah yang ada di taman Untan kemudian dibuang ke tempat sampah yang tersedia dilokasi tersebut.

Baca: Pengelola Speedboat Keluhkan Penarikan Retribusi oleh Dishub

Baca: Pemkot Singkawang Raih WTP, Ini Kata Wali Kota Tjhai Chui Mie

Baca: Antisipasi Pemohon Bacaleg, Ini Yang Dilakukan RSJ Provinsi Kalbar

Dipilihnya taman Untan karena menurut mereka taman ini banyak sekali yang menikmati namun sampah-sampah plastik, kemasan minuman, puntung rokok dan sampah-sampah lainnya masih berserakan.

Mereka didampingi sejumlah guru, panitia dan kakak pembina nya.

Assisten koordinator bagian kesiswaan SMA K Immanuel sekaligus ketua pelaksana, Ivanna Wisnu Wardani menjelaskan dalam PLS ini Fokus utamanya itu bukan untuk mereka di orientasi, tapi benar-benar mengenalkan lingkungan sekolah, sistem sekolah, program-program sekolah dan segala sesuatu yang akan mereka hadapi disekolah.

"Untuk program outing pada PLS ini merupakan yang pertama kalinya kita lakukan, untuk tahun ini kita fokus di taman Untan, tahun depan kita akan pindah-pindah lokasi," Kata guru biologi tersebut.

PLS ini berlangsung sejak tanggal 9 sampai tanggal 13 Juli 2018, beragam kegiatan diadakan, misalnya mengenalkan mereka tentang sains nya sendiri.

Koordinator SMA Kristen Immanuel (bilingual class), Gunawan menambahkan, semua siswa-siswi mereka mengikuti program sains, jadi outboundnya, game nya, semua ke sains, kemudian sesi-sesinya juga membantu siswa mengenali diri mereka, talenta, termasuk psikotes juga mereka berikan.

"Kegiatan Hari pertama PLS ini kita mulai dengan ibadah pembuka, di ibadah pembuka itu seperti ibadah biasanya kemudian dilanjutkan dengan psikotes, psikotes itu meliputi 4 jenis tes, ada tes IQ, tes TPA, tes penjurusan dan tes gaya belajar, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan dengan wali kelas, jadi siswa-siswi baru ini ditemukan dengan wali kelas untuk membicarakan tentang struktur kepengurusan kelas sekalian kita memotivasi mereka untuk membuat goal setting, jadi apa sih yang mau kamu capai kalau kamu sekolah di sini," jelas Gunawan.

Hari ke-2 mengenal program dari sekolah, dimulai dengan pemaparan tata tertib, pengenalan osis, kegiatan sekolah, pemaparan tentang program sekolah,apa yang membedakan sekolah Immanuel dengan sekolah lainnya, syarat kenaikan kelas dan lain sebagainya.

kemudian mereka mengikuti expo ekskul, di SMA Immanuel tercatat ada belasan ekskul, di expo ini dibuat stan-stan, di stan itu mereka memanfaatkan apa kegiatan mereka, kemudian anak-anak berkunjung ke stan-stan itu, melihat apa yang dilakukan dan bagaimana ekskul itu, prestasi yang pernah diraih di ekskul itu apa saja.

"Hari ke-3 kita full sesi seminar motivasi, yang bertajuk Bentuk Masa Depan Mu, pembicaranya adalah Pdt Marojahan Sijabat dan Pdt Yohanes Adi yang kita datangkan dari Surabaya," kata Gunawan.

Kemudian hari ke-4 kita ajarkan mereka tentang upacara bendera, karena anak-anak kita sekarang kalau sudah upacara bendera jarang mengikuti dengan baik, kemudian ditutup dengan outbound, nah outbound yang kita lakukan agak berbeda dengan biasanya, kalau biasanya kan hanya games, kalau ini kita games tapi games nya menggunakan saiyan, kemudian kita juga ada mengenalkan ke anak-anak tentang pantun besahut yang banyak digunakan didaerah kita di Pontianak ini, dan hari ke-5 ini kita lakukan outing program di taman Untan," Tutupnya.

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help