Warga Sambas Kisahkan Kekesalannya Pernah Gunakan Oli MPX Diduga Palsu

Ardi mendorong pihak berwenang untuk memberikan perhatian terhadap adanya peredaran oli palsu.

Warga Sambas Kisahkan Kekesalannya Pernah Gunakan Oli MPX Diduga Palsu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Oli AHM palsu dikabarkan beredar di Kalbar. Tim Tribun Pontianak langsung melakukan penelusuran terkait informasi ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ardi, satu di antara warga Sekura, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas mengisahkan kekesalannya, lantaran pernah merasa menggunakan oli AHM OIL jenis MPX yang diduga palsu.

"Iya, saya pernah beli oli untuk motor Honda Revo saya. Oli MPX, nah setelah digunakan. Tidak ada perubahan dari mesin motor saya. Biasanya kan kalau sudah ganti oli, suara mesin halus dan tarikannya ringan. Ini tidak ada perubahan, malah semakin parah," ungkapnya, Kamis (12/7/2018).

Lantaran khawatir dengan kendaraannya, Ardi lantas memeriksakan kendaraannya kembali ke bengkel lain.

Baca: Berikut 22 Nama Bacalon DPD RI Dapil Kalbar Yang Telah Resmi Mendaftar

Di bengkel lain, sepeda motor Honda Revo milik Ardi, akhirnya diganti oli lagi dengan merek yang serupa.

"Setelah ganti oli dengan merek yang sama. Motor saya baru lah agak enteng tarikannya. Mungkin ini baru oli MPX yang asli," jelasnya.

Ardi sama sekali tak menyangka, ada oli MPX palsu yang beredar.

Untuk itu ia berharap, agar produsen oli tersebut dapat segera memberikan kepastian, seperti apa ciri-ciri oli asli yang diproduksi mereka.

"Dan pastikan juga oli asli mereka beredar di bengkel-bengkel yang ramai pelanggan. Kan kasihan, pelanggan sudah berharap sepeda motornya baik setelah diganti oli, eh malah terjebak oli palsu yang mereka tak tahu menahu menbedakannya. Apalagi pelanggan biasanya sudah percaya dengan pihak bengkel," terangnya.

Tak hanya itu saja, ia berharap agar pihak produsen betul-betul memastikan distribusi oli asli mereka, ke bengkel-bengkel yang ramai pelanggan.

Halaman
123
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved