Speedboat Penyeberangan Bardan-Siantan Buka 24 Jam, Masih Jadi Pilihan Transportasi Warga

"Naik Speedboat itu lebih murah cuma Rp2ribu, kalau feri Rp,2.500. lagi pula lebih cepat naik speed boat tidak perlu ngantri lama," ujarnya.

Speedboat Penyeberangan Bardan-Siantan Buka 24 Jam, Masih Jadi Pilihan Transportasi Warga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Speedboat yang digunakan untuk melayani penumpang penyebrangan Bardan-Siantan dan Sebaliknya, Kamis (12/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Untuk warga Pontianak yang ingin lebih menghemat waktu untuk berpergian atau pulang dengan menyebrangi sungai kapuas, kapal feri bukan satu-satunya moda transportasi air yang dapat digunakan. Adapula speed boat yang melayani penumpang pejalan kaki yang ingin menyebrang dari Kota ke Siantan dan sebaliknya.

Dengan tidak perlu untuk mengantri lama serta buka 24 jam, speedboat menjadi moda transportasi pilihan warga yang ingin menyeberangi sungai Kapuas tujuan bardan-siantan dan sebaliknya.

Baca: Antisipasi Peredaran Oli Palsu, Pihak Astra Sudah Sosialisasi ke Dealer

Baca: Prediksi Prancis Vs Kroasia, Ramalan dan Hasil Final Piala Dunia 2018, Pemenangnya Juara Dunia Baru

Baca: Calon Jemaah Haji Mempawah Jalani Tes Kesehatan Jasmani

Saat ditemui di area siantan Kamis (12/7), H.Idrus selaku pengemudi speedboat yang dijumpai di area siantan mengatakan, jika penumpangnya masih lumayan ramai.

Beberapa dari penumpangnya juga adalah pelanggan tetap yang sehari-hari memilih speedboat sebagai moda transportasi mereka.

Bapak yang mengaku sejak tahun 80an telah menjadi pengemudi speed boat penyebrangan Siantan-Kota dan sebaliknya ini, menjelaskan alasan kenapa penumpang Speedboat nya masih ramai.

"Naik Speedboat itu lebih murah cuma Rp2ribu, kalau feri Rp,2.500. lagi pula lebih cepat naik speed boat tidak perlu ngantri lama," ujarnya.

Hal ini senada diungkapkan oleh Serepina, seorang guru yang mengajar di SD Maranatha Siantan ini, mengaku jika memilih Speedboat karena alasan waktu yang lebih efisien.

"Saya kan tinggal di jeruju terus setiap hari ngajar SD di siantan, jadi lebih hemat waktu saya naik speed boat soalnya di feri lama ngantri. Di feri pun banyak kendaraan jadinya polusi juga kalau di feri," terang Serepina.

Bagi penumpang sepeda motor yang memilih untuk menggunakan speed boat sebagai transportasi penyebrangannya, disana juga tersedia parkir gratis buat menitipkan kendaraannya.

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help