OJK Cabut Izin Usaha BPR Sambas Arta Singkawang, Ini Penyebabnya

Lebih lanjut Riezky mengatakan, setelah itu pengurus atau pemegang saham tidak bisa merealisasikan rasio KPMM paling kurang 8 persen

OJK Cabut Izin Usaha BPR Sambas Arta Singkawang, Ini Penyebabnya
Kompas.com
Logo OJK 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) mencabut izin usaha Bank Perkreditan Rakyat ( BPR) Sambas Arta di Singkawang, Kalimantan Barat setelah mendapatkan status pengawasan khusus sejak 5 April 2018.

Kepala OJK Kalimantan Barat Mochamad Riezky F Purnomo menyatakan, pengawasan khusus yang berujung pada pencabutan izin usaha BPR Sambas Arta diberikan lantaran manajemen tidak bisa memenuhi rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).

Baca: Ketua OJK Kalbar : BPR-BPRS Menjadi Pionir Pengembangan UMKM

Baca: Angka NPL BPR di Kalbar Tinggi, OJK Ingatkan BPR Terapkan Agunan

"Penetapan status Dalam Pengawasan Khusus tersebut disebabkan kelemahan pengelolaan oleh manajemen BPR yang tidak memperhatikan prinsip kehati-hatian dan pemenuhan asas perbankan yang sehat," kata Riezky dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/7/2018).

Lebih lanjut Riezky mengatakan, setelah itu pengurus atau pemegang saham tidak bisa merealisasikan rasio KPMM paling kurang 8 persen untuk keluar dari status Dalam Pengawasan Khusus.

"Mempertimbangkan pernyataan ketidaksanggupan dari pengurus dan pemegang saham dalam menyehatkan BPR tersebut dan kondisi keuangan BPR yang semakin memburuk, serta menunjuk Pasal 38 POJK, maka OJK mencabut izin usaha BPR Sambas Arta setelah memperoleh pemberitahuan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)," ungkap Riezky.

Atas pencabutan izin usaha tersebut maka LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009.

Kendati begitu, Riezky meminta kepada para nasabah agar tak panik atas dicabutnya izin usaha BPR Sambas Arta tersebut.

"OJK mengimbau nasabah PT Bank Perkreditan Rakyat Sambas Arta agar tetap tenang karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPR dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku," tutup Riezky.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "OJK Cabut Izin Usaha BPR Sambas Arta Singkawang", 

Editor: Dhita Mutiasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help