Kantor Polisi Bersama

Kapolres Ketapang Pastikan Kapolda Tahu Tawaran Kerjasama Polisi Tiongkok

Kapolres Ketapang AKBP Sunario memastikan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono sudah mengetahui terkait keberadaan tawaran Kerjasama Polisi Tiongkok

Kapolres Ketapang Pastikan Kapolda Tahu Tawaran Kerjasama Polisi Tiongkok
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Plakat 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Iin Sholihin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kapolres Ketapang AKBP Sunario memastikan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono sudah mengetahui terkait keberadaan tawaran Kerjasama Polisi Tiongkok dan beredarnya plakat kerjasama di media sosial.

"Kapolda Kalbar sudah tahu," ujar AKBP Sunario kepada Tribun melalui sambungan telepon Kamis (12/7) malam.
Sebelumnya, Kapolres Ketapang AKBP Sunario mengakui keaslian plakat yang memuat tulisan Kepolisian Negara Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang dan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok yang beredar luas di media sosial.

"Betul plakat itu ada. Tadi pagi mereka berkunjung ke Ketapang dan singgah ke Polres. Dia mau ngajak kerjasama dan membawa contoh plakat. Itu yang beredar," ujar Sunario.

Netizen dikejutkan dengan beredarnya foto plakat berisi kerjasama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok. Foto plakat ini dibagikan pemilik akun Facebook Azki Trisna. "Gmne crte ny ni y," tulisnya.

Baca: Kapolres Ketapang Kaget Polisi Tiongkok Sodorkan Plakat Kerjasama

Pada plakat tedapat bendera Merah Putih dan bendera Cina. Persis di bawah bendera terdapat tulisan Kepolisian Negara Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang disertai dalam bentuk tulisan aksara Cina.

Kemudian terdapat tulisan, Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou disertai aksara Cina.

AKBP Sunario mengaku langsung menolak kerjasama yang ditawarkan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok terkait Kantor Polisi Bersama di kawasan Ecology and Agriculture Forestry Industrial Park.
Lantaran bukan menjadi kewenangannya untuk bekerjasama dengan negara asing, kata Sunario, ia menolaknya.

"Saya bilang. Kalau mau kerjasama itu adanya di Mabes Polri. Tidak bisa di Ketapang. Kalau sudah bekerjasama dengan Mabes Polri, baru," papar Sunario.

Penulis: Iin Sholihin
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help