Kapolres Selingkuh

6 Fakta Pencopotan Kapolres yang Terlibat Asmara Terlarang dengan Perwira Polwan

Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bambang Wijanarko dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Kabupaten Pangkajene Kepulauan.

6 Fakta Pencopotan Kapolres yang Terlibat Asmara Terlarang dengan Perwira Polwan
Kolase Tribunpontianak.co.id
AKBP Bambang Wijanarko sewaktu menjabat Kapolres Pangkep. 

2. Sering Jalan-jalan Bersama

Pencopotan Bambang karena diduga selingkuh dengan staf Polres Pangkep berpangkat perwira pertama.

Mereka sering jalan-jalan pada malam hari.

"Dugaannya ngajak jalan-jalan, tapi untuk pendalaman sampai apa, kita dalami lagi," kata Umar saat ditemui di Mapolda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (10/7/2018).

Dugaan perselingkuhan ini sedang diproses Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulawesi Selatan.

Umar mengatakan, Bambang melanggar disiplin sehingga dicopot.

"Karena dia pimpinan, sedikitpun apa-apa, yang dia buat tidak baik, ya kita segera mengganti dia," kata Umar, mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat.

Menurut Umar, tidak semestinya seorang pimpinan apalagi jabatannya adalah Kapolres melakukan kesalahan hingga  mencoreng citra Polri.

Umar mengatakan secara tegas, jika ada Kapolres mencoreng citra Polri, maka tentu akan dilakukan sebuah tindakan tegas tanpa adanya kompromi dan pengecualian.

"Intinya tidak ada perlindungan, karena polisi sedang membangun citra Polri diterima masyarakat, malah ada yang mencoreng citra itu," kata Umar.

Baca: Berkat Program JKN KIS, Masa Depan Bocah SD di Pontianak Ini Terselamatkan

Baca: Pelatihan Tramtibmas Desa Amsel, Bhabinkamtibmas Jadi Narasumber

Baca: Memutuskan Berhijab, Instagram Nikita Mirzani Tak Seperti Dulu, Isi Potingannya Bikin Merinding

AKBP Bambang Wijanarko sewaktu menjabat Kapolres Pangkep
AKBP Bambang Wijanarko sewaktu menjabat Kapolres Pangkep ()

 

Halaman
1234
Editor: listya sekar siwi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help