Tinjau Lokasi Karhutla, Dandim 1205/Stg Imbau Masyarakat Jangan Bakar Dengan Sengaja

Apalagi menurutnya, dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan ini begitu besar dan dirasakan masyarakat luas.

Tinjau Lokasi Karhutla, Dandim 1205/Stg Imbau Masyarakat Jangan Bakar Dengan Sengaja
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Komandan Kodim (Dandim) 1205/Sintang, Letkol Inf Rachmat Basuki bersama anggota polisi dan manggala agni meninjau langsung lokasi bekas pembakaran lahan yang baru saja dipadamkan di Desa Mekar Sari, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sintang, Rabu (11/7/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Komandan Kodim (Dandim) 1205/Sintang, Letkol Inf Rachmat Basuki meninjau langsung lokasi bekas pembakaran lahan yang baru saja dipadamkan di Desa Mekar Sari, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sintang, Rabu (11/7/2018) pagi.

Saat meninjau langsung ke lapangan, Dandim 1205/Sintang Letkol Inf Rachmat Basuki juga didampingi oleh anggota kepolisian dari Polsek Sintang Kota, Koramil Sintang, dan personel dari Manggala Agni Kabupaten Sintang.

Baca: Jajaran OPD Pemkab Sintang Siap Sukseskan Festinvest Kelam, Persiapan Sudah 90 Persen

Baca: Terkait Kepuasan Publik dengan Polri, Mahfud: Itu Tak Bisa Dibantah Siapapun

Baca: Ini Dia Pesona Wanita yang Kabarnya Telah Meluluhkan Hati Ariel

"Memasuki musim kemarau, resiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan cukup tinggi. Sebab itu, kami dari TNI-Polri dan Manggala Agni turun langsung untuk mengantisipasi akan segala resiko terjadinya Karhutla," ujar Dandim.

Dandim 1205/Sintang Letkol Inf Rachmat Basuki juga menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo juga telah menekankan kepada jajaran TNI-Polri untuk mencegah terjadinya Karhutla di wilayahnya.

"Upaya pencegahan ini ditekankan langsung oleh Bapak Presiden kepada personel TNI-Polri. Sebab itu, kami mengimbau masyarakat jangan ada yang membakar lahan dengan secara untuk membuka lahan," imbau Dandim.

Apalagi menurutnya, dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan ini begitu besar dan dirasakan masyarakat luas.

Terutama dalam menyebabkan pencemaran udara yang berujung pada penyakit inspeksi saluran pernapasan.

"Mari kita pikirkan dampak yang lebih luas, karena Karhutla ini dapat menyebabkan kabut asap yang mengakibatkan masyarakat mengalami berbagai penyakit pernapasan, jadi mari bersama-sama kita mencegah," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help