Kisah Pilu Dokter Harry Dibalik Penyelamatan 12 Pesepakbola Remaja Thailand Yang Terjebak di Goa

Namun, rasa lega dan bahagianya tak berlangsung lama karena Harry mendapat telepon sang ayah meninggal dunia...

Kisah Pilu Dokter Harry Dibalik Penyelamatan 12 Pesepakbola Remaja Thailand Yang Terjebak di Goa
ISTIMEWA
Tim sepak bola remaja Thailand berada dalam kondisi yang baik dan sehat, setelah terjebak di dalam goa sejak 23 Juni 2018. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID  - Seorang dokter asal Australia, mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan 12 anak di dalam gua, harus menerima kenyataan ayahnya meninggal dunia, sesaat setelah dia menyelesaikan misi penyelamatan.

Dr. Richard 'Harry' Harris bersama empat angkatan laut Thailand, dan tiga penyelam berhasil menyelamatkan 12 anak-anak yang terjebak di gua Tham Luang, Selasa (10/7/2018).

Dr. Harry kehilangan ayahya setelah menyelesaikan misi penyelamatan.
Dr. Harry kehilangan ayahya setelah menyelesaikan misi penyelamatan. (dailymail.co.uk)

Baca: Keren! Theme Song Asian Games Meraih Bintang Via Vallen Dicover Ulang Youtuber Cantik Thailand

Baca: IAR Pastikan Ganti Rugi Barang Warga Yang Dirusak Orangutan

Baca: Wah! Fun Bike Berhadiah Mobil Meriahkan HUT 3 Tahun Lantamal XII Pontianak

Namun, rasa lega dan bahagianya tak berlangsung lama karena Harry mendapat telepon sang ayah meninggal dunia.

Direktur klinik MedSTAR, sekaligus atasan Dr. Harry, Andrew Pearce mengatakan, "Dengan berat hati, saya harus menyampaikan ayah Harry meninggal dunia tadi malam, sesaat setelah operasi penyelamatan berjalan sukses."

Dilansir Tribunjogja.com dari laman Daily Mail, Rabu (11/7/2018), Dr. Harry akan segera pulang untuk berkumpul bersama keluarganya.

Dr. Harry diakui memliki peran yang penting dalam penyelamatan ini.

Dia dikenal sebagai dokter yang mampu melakukan penyelamatan pasien-pasien di tempat-tempat yang sulit.

Terlebih dia sudah memiliki pengalaman menyelam selama 30 tahun.

Dokter anestesi berusia 53 tahun ini mendapat pujian atas gagasan cerdiknya membantu anak-anak yang terperangkap di Tham Luang tetap tenang berenang 1.7 km.

The Daily Telegraph melaporkan, di dalam gua, Dr. Harry memberikan obat penenang ringan, agar anak-anak ini tidak panik di dalam air.

Halaman
12
Editor: Dhita Mutiasari
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help