Sambut Baik Kebijakan Pemerintah, Denia: Insentif Yang Efektif Majukan Ekonomi

Ia pun mengapresiasi pemerintah yang meluncurkan kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) dan berlaku efektif per 1 Juli 2018.

Sambut Baik Kebijakan Pemerintah, Denia: Insentif Yang Efektif Majukan Ekonomi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Ketum BPD HIPMI Kalbar Denia Yuniarti Abdusamad. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalbar, Denia Yuniarti Abdussamad menyambut baik insentif pajak yang diberikan pemerintah kepada pelaku UMKM.

Kebijakan pajak tersebut dikenakan atas omzet maksimal UMKM yang mencapai Rp 4,8 miliar per tahun.

Ia pun mengapresiasi pemerintah yang meluncurkan kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) dan berlaku efektif per 1 Juli 2018.

Baca: Wabup Landak Sampaikan Ini di Polres Landak Saat HUT Bhayangkara

"Kami sangat menyambut baik kebijakan pemerintah menurunkan pajak dari 1 persen menjadi 0,5 persen. Kami mengapresiasi semoga kebijakan ini sifatnya permanen bukan kebijakam populis menjelang 2019. Kami gembira karena mayoritas para pelaku usaha UMKM terhimpun di Hipmi," ujar Denia, Kamis (11/7/2018).

Kebijakan yang digulirkan diakui Denia akan menggairahkan perekonomian nasional. "Kebijakan ini insentif yang efektif memaju ekonomi.

UMKM mendapat dukungan terutama menghadapi serbuan barang import. Semoga bisa menghasilkan UMKM baru dan naik kelas," ujarnya.

Salah satu dampak positif penurunan tarif pajak kata dia akan membuat pelaku UMKM tertib administrasi. "Sehingga UMKM naik kelas dengan pelaporan managemen keuangan yang baik bisa digunakan untuk mengakses pinjaman modal ke bank. Kontribusi UMKM sudah cukup besar, akan semakin besar dengan pemberian insentif dari pemerintah," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help