Selalu Dihantui Korbannya, Akhirnya Jambret Sadis Cempaka Putih Menyerahkan Diri

Sandi menyerahkan diri ke polisi atas saran pamannya. Sebab, dengan menyerahkan diri diharapkan meringankan hukuman.

Selalu Dihantui Korbannya, Akhirnya Jambret Sadis Cempaka Putih Menyerahkan Diri
KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA
SH (27), pelaku penjambretan penumpang ojek online di Cempaka Putih menyerahkan diri ke Mapolsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/7/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jambret sadis yang menewaskan Warsilah (36) di ruas Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (1/7/2018) telah menyerahkan diri.

Pria bernama Sandi Haryanto (27) itu mengaku takut lantaran merasa dihantui oleh korban yang meninggal karena terjatuh dari ojol setelah pelaku menarik tasnya.

Sandi menyerahkan diri ke polisi atas saran pamannya. Sebab, dengan menyerahkan diri diharapkan meringankan hukuman.

"Saya ke rumah paman saya di Jagakarsa untuk minta solusi dan bantu saya menyerahkan diri," katanya.

Baca: Pilpres Sebentar Lagi, SBY Keluarkan Pernyataan Demokrat Masih Belum Punya Capres

Sandi juga mengaku, alasan melakukan aksinya lantaran terlilit oleh utang, oleh sebab itulah Sandi merasa gelap mata untuk menjalankan operasinya.

"Saya ada tunggakan setoran angkot Bang. Angkot 53 sudah nunggak dua hari," katanya.

Sandi mengaku sudah sering melakukan aksinya, dan sudah beraksi sebanyak delapan kali.

"Untungnya Rp 500 ribu," kata Sandi.

Sandi mengatakan, ia baru pertama kali menyebabkan korbannya terluka hingga meninggal.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jambret Sadis Perampas Tas Penumpang Ojek Online di Cempaka Putih Akhirnya Menyerahkan Diri.

Editor: madrosid
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help