Kasus Ujaran Kebencian Warga Jambi di Mempawah, Ini Kelanjutan Proses Hukumnya

Polres Mempawah pada beberapa waktu lalu telah berhasil mengamankan seorang pelaku dugaan ujaran kebencian yang berasal dari Jambi

Kasus Ujaran Kebencian Warga Jambi di Mempawah, Ini Kelanjutan Proses Hukumnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / FERRYANTO
Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Polres Mempawah pada beberapa waktu lalu telah berhasil mengamankan seorang pelaku dugaan ujaran kebencian yang berasal dari Jambi bernama Jhonny Handoko.

Jhonny Handoko sendiri di amankan oleh Polres Mempawah saat sedang berada di tempat kerjanya di Provinsi Jambi dan kemudian di terbangkan ke Kabupaten Mempawah untuk menjalani proses penyelidikan.

Hingga saat inipun Polres Mempawah masih melakukan penyelidikan terkait kasus ujaran kebencian ini.

Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso mengatakan bahwa kendati warga yang di amankan oleh Polres Mempawah yakni warga Jambi dan melakukan kejahatan dari Jambi, namun untuk proses hukum tetap akan di laksanakan di Kalimantan Barat Mempawah.

Didik memaparkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan terkait kasus menyangkut ujaran kebencian yang di lakulan oleh warga Jambi ini.

"Saya sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan terkait kasus ini, karena ini ada TKP Lanjutan, memang di meng Upload di Jambi, namun akibat dari peng Uploadtan ini menimbulkan TKP yang baru yakni di Mempawah ini, jadi masih ada sangkut pautnya," tegasnya. Selasa (10/07/2018).

Iapun menekankan bahwa pihak Kejaksaan juga telah menyakinkan bahwa dalam kasus ini pelaku dapat di di tuntut di Mempawah dan menjalani hukuman di Mempawah.

Penulis: Ferryanto
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help