Kapolres Sambas Pimpin Tradisi Pedang Pora Wisuda Purna Bhakti Personil Polres Sambas

Tradisi pedang pora diawali dengan penyerahan lambang Tribrata dari wisudawan tertua kepada penerus.

Kapolres Sambas Pimpin Tradisi Pedang Pora Wisuda Purna Bhakti Personil Polres Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo bertindak selaku inspektur upacara, dalam rangka tradisi pedang pora wisuda purna bhakti personil Polres Sambas di halaman Mapolres Sambas, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo bertindak selaku inspektur upacara, dalam rangka tradisi pedang pora wisuda purna bhakti personil Polres Sambas di halaman Mapolres Sambas, Selasa (10/7/2018).

Tampak hadir, Waka Polres Sambas, Kompol Jovan Reagan Sumual. Ketua Bhayangkari cabang Sambas beserta wakil Ketua Ranting Bhayangkari, para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran Polres Sambas dan segenap personil Polres Sambas serta Wakil Ketua Purnawiraaan Polri Kabupaten Sambas.

Baca: Pemkab Sambas Akan Gelar Pesona Temajuk 3, Simak Penjelasannya

Baca: Jangan Ngaku Jago Main PUBG Kalau Belum Kenal 5 Streamer dan Youtuber Ini

Baca: Jenazah Pemancing yang Diterkam Buaya Ditemukan Tak Utuh, Tanpa Kepala dan Tanpa Tangan

Tradisi pedang pora diawali dengan penyerahan lambang Tribrata dari wisudawan tertua kepada penerus.

Adapun makna yang terkandung dari penyerahan lambang Tribrata tersebut, merupakan wujud dari regenerasi Polri kepada bhayangkara-bhayangkara muda, agar selalu menanamkan nilai-nilai Tribrata dalam pelaksanaan tugas ke depan, yang semakin berat dalam rangka mewujudkan reformasi birokrasi Polri.

Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo mengatakan, makna yang terkandung pada acara ini, adalah sebagai penghantar dan melepas purnabhaktiwan yang telah mengabdikan dirinya sebagai pembela ibu pertiwi.

"Sedangkan penyerahan piagam penghargaan dan cinderamata, melambangkan bentuk ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus, atas dedikasi sebagai Bhayangkara dan ksatria bangsa sejati," sambungnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help