Dua Pekan Terakhir Pembuatan SKCK Meningkat Tajam

Hal ini membuat petugas pelayanan SKCK sempat kewalahan melayani warga karena antre cukup panjang.

Dua Pekan Terakhir Pembuatan SKCK Meningkat Tajam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Sejumlah warga membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolres Kayong Utara, Sukadana, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Wakil Kepala Polres Kayong Utara, Kompol Haryanto mengatakan, selama dua pekan terakhir warga yang membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) mengalami peningkatan signifikan.

Dia mengatakan, sebagian besar warga yang mengurus SKCK ke Polres Kayong Utara adalah mereka yang hendak mencalonkan diri sebagai kepala desa dan calon legislatif.

Baca: Meriahkan HUT Bhayangkara, Polres Kayong Utara Akan Gelar Pentas Musik Dangdut

Baca: Api di Pelabuhan Benoa Belum Padam Total, Begini Kondisinya Dilihat dari Udara

"Mungkin bisa 300-400 orang yang sudah membuat SKCK di kita, memang dalam pelayanan SKCK kita terteter ya karena mereka yang bikin SKCK itu tidak bisa diwakili," katanya di Mapolres Kayong Utara, Sukadana, Selasa (10/7/2018).

Menurut dia pembuatan SKCK tidak dapat dilakukan melalui perwakilan, sebab warga yang bersangkutan harus membuat kartu identifikasi yang memerlukan sidik jari.

Hal ini membuat petugas pelayanan SKCK sempat kewalahan melayani warga karena antre cukup panjang.

"Bahkan ini kita layani sampai malam, kalau bukanya tetap sampai sore saja, tapi yang prosesnya akan tetap diselesaikan sampai malam," ujarnya.

Dia memastikan tidak ada perbedaan pelayanan pembuatan SKCK untuk warga biasa dengan warga yang hendak mendaftarkan diri sebagai caleg.

Seluruh warga tetap diperlakukan seperti hari-hari biasa.

Pelayanan SKCK di Mapolres Kayong Utara dibuka mulai Pukul 07.00-16.00 WIB.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help