BKM Kembangkan Kreatif Media di Ketapang

Kabupaten Ketapang merupakan kota yang mulai menunjukkan perkembangan dan kemajuaannya.

BKM Kembangkan Kreatif Media di Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Suasana workshop BKM dalam rangka mengembangkan kreatif media di Cafe Bento Desa Payak Kumang belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kabupaten Ketapang merupakan kota yang mulai menunjukkan perkembangan dan kemajuaannya.

Satu di antaranya adalah bertambahnya pelaku usaha dibidang digital printing. Khususnya di kecamatan Delta Pawan menjadi ladang subur untuk pelaku usaha dibidang ini.

Melihat hal tersebut Bina Krearif Multimedia (BKM) yang digagas pendiriannya oleh beberapa pelaku dan seniman desain grafis.

Di antaranya Rudi desainer grafis senior yang telah lama menyandang profesi sebagai Branding Maker Kreatif Grafis.

Baca: Belum Ada Parpol yang Daftar Caleg di KPU Kapuas Hulu

Kemudian Wawan Editing Foto Profesional yang karya editing fotonya telah sampai ke luar negeri. Serta Dedi yang juga seorang usahawan di cafe wifi bernama Cafe Bento di Desa Payak Kumang, Ketapang. Kemudian mereka mengajak rekan rekan yang terlibat dalam kegaitan kreatif multimedia.

Tujuannya untuk sama-sama membuat wadah bernaung serta kekompakan sesama seniman grafis. Sehingga terbentuklah BKM yang beralamat di Cafe Bento sebagai BKM Centernya. BKM ingin pengalaman dan perjalanan karier selama puluhan tahun yang sudah didapat pihaknya bisa berkembang.

“Terutama bisa diserap atau menjadi estafet kepada anak-anak zaman now yang tampaknya lebih sangat tertarik untuk mengasah kemampuannya dibidang desain grafis," kata Rudi kepada awak media di Ketapang, Selasa (10/7).

Ia mengungkapkan pada awal Juli ini juga menjadi momentum penting terkait kreatif multimedia. Pihaknya telah menyelenggarakan workshop perdana BKM di Cafe Bento dihadiri berbagai kalangan. Menurutnya workshop ini bermanfaat
untuk memberikan wawasan dan edukasi mengenai seluk beluk desain grafis.

"Setelah mereka paham maka akan lebih mudah untuk belajar dan menjadikan pengetahuan desain grafis multimedia sebagai salah satu profesi yang menjanjikan. Workshop perdana ini kami gratiskan untuk mengukur minat dan kemauan peserta," ungkapnya.

"Ternyata yang mendaftar 47 orang melebih kouta yang harusnya hanya 40 orang. Peserta itu ada yang dari jauh yakni Kecamatan Matan Hilir Utara. Kebanyak dari siswa SMK Negeri 2 Ketapang yang hadir rombongan," lanjutnya.

Menurutnya peserta terlihat sangat tertarik dan menyimak semua hal yang disampaikan pembicara. Peserta yang paham dan berminat akan mulai mendaftarkan dirinya mengikuti kelas Pembinaan dan pelatihan.

Pihaknya memberikan kelas xoreldraw dan kelas adobephotoshop selama delapan kali pertemuan. Bahkan peserta akan mendapat pembinaan di BKM Center selamanya.

“Alhamdulillah dengan suksesnya penyelenggaraan workshop perdana ini. Kami bertekad untuk rutin memberikan edukasi maupun wawasan mengenai kreatif multimedia. Sehingga Ketapang benar-benar menjadi perkmebangan dunia digital dan menjadi ajang positif berkembangnyanya karier dibidang kreatif multimedia," harap Rudi.

Ia bersukur pelenggaraan workshop mendapat dukungan banyak pihak. Menurutnya kehadiran BKM sudah seharusnya mendapat dukungan Pemerintah. Sehingga putra daerah bisa memiliki skill dan kreatif serta mempu bersaing dengan masyarakat luar.

Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help