Berikan Kesempatan Masyarakat Serap Pengetahuan, Wabup Apresiasi Kedatangan Mahasiswa UGM

Terlebih secara umum masyarakat di daerah masih punya keterbatasan pengetahuan dan pengalaman.

Berikan Kesempatan Masyarakat Serap Pengetahuan, Wabup Apresiasi Kedatangan Mahasiswa UGM
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Kubu Raya saat sambut kedatangan mahasiswa UGM laksanakan KKN 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kedatangan para mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta akan memberikan wartan tersendiri di Kecamatan Rasau Jaya.

Meraka akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pembedayaan Mayarakat (KKN-PPM) di masyarakat.

Secara langsung, Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus memberikan sambutan dan apresiasi kepada mahasiswa yang akan menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). 

Menurut Hermanus, KKN tidak saja menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang dimiliki, tapi juga peluang bagi masyarakat setempat untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman baru dari para mahasiswa.

Baca: Live Streaming Piala AFF U-19 Indonesia Vs Thailand Malam Ini

“Para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan KKN ini untuk mengaplikasikan ilmu yang sudah dimiliki dari berbagai program studi. Kecamatan Rasau Jaya sangat potensial. Bahkan kita berharap ini yang harus mampu dilihat oleh mahasiswa, untuk bagaimana mengembangkan potensi-potensi yang ada. Kita menyadari betapa pun besar potensi warga, kalau kemampuan sumber daya manusianya kurang, tidak akan bisa optimal,” kata Hermanus menjelaskan.

Karena itu, Hermanus menilai keberadaan mahasiswa KKN UGM sangat strategis dalam upaya mengembangkan kualitas SDM masyarakat setempat. Bantuan mahasiswa berupa pembinaan dan penyuluhan, menurutnya sangat penting.

Terlebih secara umum masyarakat di daerah masih punya keterbatasan pengetahuan dan pengalaman.

“Mahasiswa sebagai kaum intelektual silakan menyampaikan kepada masyarakat. Sehingga yang tidak tahu menjadi tahu dan yang sudah tahu menjadi lebih paham tentang bagaimana mereka dapat memanfatkan potensi-potensi yang ada,” pesannya.

Menurut Hermanus, para mahasiswa harus melakukan pemetaan persoalan. Ia menyebut pentingnya melakukan identifikasi dan inventarisasi masalah. Untuk kemudian berupaya mencarikan solusi-solusi sesuai persoalan yang dihadapi.

Baca: Pemutaran Film Pesona Temajuk 3, Ini Sejumlah Kegiatan Lainnya

“Ini yang harus kita persembahkan kepada masyarakat di mana mahasiswa melaksanakan KKN. Jadi KKN jangan sekadar sebagai kewajiban, namun harus betul-betul dimanfaatkan sebagaimana wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Harus benar-benar dibuktinyatakan. Ini yang harus diperhatikan,” ucapnya berpesan.

Tidak kalah penting, lanjut Hermanus, mahasiswa harus mampu membangun relasi dengan aktif berkomunikasi. Ia meminta mahasiswa untuk dapat beradaptasi alih-alih bersifat eksklusif. Mahasiswa harus mampu membaur.

“Kita ini kan berbeda tetapi tetap satu. Ini adalah wilayah Indonesia juga. Inilah kesempatan. Masyarakat di sini sangat toleran, menghargai perbedaan-perbedaan. Tinggal bagaimana mahasiswa harus mau bergaul dan menyapa. Bagaimana keberadaan mahasiswa harus mampu memberikan nilai tambah kepada masyarakat sekitar. Selesai mahasiswa KKN, kita berharap masyarakat semakin memiliki pemahaman dan peluang untuk hidup secara lebih baik,” tuturnya.

Sebanyak 30 mahasiswa KKN-PPM UGM akan berada di Kecamatan Rasau Jaya hingga 10 Agustus mendatang. Selama di Rasau Jaya, para mahasiswa akan melakukan pemetaan potensi wilayah dan pengembangan sumber daya lokal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kesemua mahasiswa berasal dari sejumlah fakultas.

Yakni fakultas teknik, fakultas MIPA, fakultas kedokteran gigi, fakultas farmasi, fakultas peternakan, fakultas pertanian, fakultas teknologi pangan, fakultas ilmu sosial dan politik, fakultas hukum, dan fakultas ilmu budaya

Penulis: Madrosid
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help