Percepatan STMB Menjadi Prioritas Kecamatan Nanga Taman

STBM merupakan klaster kedua lingkungan dan pengasuhan alternatif, klaster ketiga kesehatan dasar dan kesejahteraan program Kabupaten Layak Anak.

Percepatan STMB Menjadi Prioritas Kecamatan Nanga Taman
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Camat Nanga Taman, Paulus Ugang 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Camat Nanga Taman Paulus Ugang meminta pelayanan administrasi kependudukan bisa dilaksanakan dengan lebih pro-aktif lagi, misalnya dengan melakukan pelayanan jemput bola, baik dalam melayani pendaftaran peserta, seperti penerbitan kartu keluarga, KTP Elektronik, KIA, maupun pencatatan sipil.

Sehingga, kata dia, dengan intensifnya pelayanan tersebut diharapkan ke depannya seluruh penduduk Kecamatan Nanga Taman terdaftar dan tercatat, serta teradministrasi dengan baik demi menciptakan database penduduk yang baik, akurat dan bisa dipertanggungjawabkan dalam mendukung Program Kabupaten Sekadau Layak Anak pada Klaster Satu Hak Sipil dan Kebebasan.

Baca: Terpilih Jadi Tuan Rumah MTQ ke 28, Sekda Sekadau Nyatakan Kesiapannya

Ia juga mengatakan, pihaknya juga telah melakukan rapat evaluasi dengan beberapa pihak terkait beberapa waktu lalu membahas sanitasi total berbasis masyarakat dan administrasi kependudukan.

"Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), merupakan program nasional yang ditetapkan pemerintah sebagai pendekatan pembangunan sanitasi dalam mendukung upaya peningkatan akses universal sanitasi di Indonesia," ujarnya kepada Tribun, Minggu (8/7).

Ugang menuturkan, 13 Desa di Kecamatan Nanga Taman telah melaksanakan STBM, 4 Desa diantaranya bahkan sudah mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan, yakni Desa Pantok, Desa Meragun, Desa Nanga Kiungkang dan Desa Lubuk Tajau.

"Untuk 9 desa lainnya untuk segera menyelesaika program STBM mengingat target program STBM Kecamatan Nanga Taman, akan di deklarasikan pada Desember 2018, STBM diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam pencapaian akses universal sanitasi di Kecamatan Nanga Taman pada akhir 2018," ungkapnya.

Karena, kata dia, STBM merupakan klaster kedua lingkungan dan pengasuhan alternatif, klaster ketiga kesehatan dasar dan kesejahteraan program Kabupaten Layak Anak.

"Program sanitasi lingkungan dan sadar lemanfaatan data kependudukan, program sadar melayani administrasi kependudukan, dibentuknya desa Sadar Adminduk, untuk itu perlunya dilakukan evaluasi STBM dan administrasi kependudukan, dan perlu juga menyusun langkah yang efektif melanjutkan pelaksanaan program STBM dan administrasi kependudukan," tukas Ugang.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help