Pilgub Kalbar

Raup Suara Terbanyak, Midji Bersyukur dan Ucap Berterima Kasih

Namun pihaknya tetap menunggu hasil rekaputulasi oleh KPU Provinsi Kalbar yang akan di langsungkan beberapa hari kedepannya.

Raup Suara Terbanyak,  Midji Bersyukur dan Ucap Berterima Kasih
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 3,Sutarmidji-Ria Norsan menyapa tim pendukungnya pada debat publik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur kalbar periode 2018-2023 di hotel Aston, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (21/6/2018) pukul 16.00 WIB. Debat tahap akhir ini mengangkat tema Politik, Hukum, Kepemerintahan Yang Baik dan Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Daerah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Syahroni 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dari total 12 kabupaten kota yang telah melakukan  pleno perolehan suara Pilgub Kalbar 2018, paslon Midji-Norsan memperoleh suara terbanyak dengan 1.237.751  suara dan menyusul Karolin-Gidot dengan 843.063 suara dan Milton-Boyman 132.765 suara. 

Sutarmidji  mengucapkan  syukur atas perolehan  suaranya ini dan ini tak berbeda jauh dengan hasil quick count yang  dilakukan. 

Baca: KPU Kota Pontianak Selesai Gelar Rekapitulasi, Jika Ada Gugatan, Begini Mekanismenya

Baca: Tiang Listrik Tumbang di Jalan Karya, Sebabkan Pemadaman di Jalur Berikut

Baca: Pendukung Harry-Yandi Siap Mendukung Edi-Bahasan Membangun Pontianak

"Saya ucap Alhamdulillah pasangan nomor urut 3 memperoleh suara sekitar 51,96 persen dan silakan bandingkan dengan hasil Quik Count," ucap Midji saat diwawancarai,  Kamis (5/7/2018).

Namun pihaknya  tetap menunggu hasil rekaputulasi oleh KPU Provinsi Kalbar yang  akan di langsungkan beberapa  hari kedepannya. 

"Saya berharap semua berjalan kondusif dan sesuai aturan. Koalisi dan relawan serta simpatisan sudah bekerja luar biasa dan ini hasil yang diperoleh dari kerja bersama, saya sangat berterima kasih dan wujud nyata penghargaan atau perjuangan ini adalah dengan membangun Kalbar baru yang lebih sejahtera," tambahnya. 

Sutarmidji  menegaskan kalau ia tak akan membuat program kerja 100 hari atau berapa hari.  Baginya tak ada program 100 hari yang ada adalah bagaimana merealisasikan  apa yang dapat segera direalisasikan  dari semua visi-misi yang ada. 

"Saya tidak mau pakai program seratus hari, pokoknya apa yang saya sampaikan pada saat kampanye, apa yang menjadi visi misi saya dan Pak Ria Norsan itu akan kite implementasikan secepatnya," ucapnya. 

Strategi mempercepat pengimplementasian program dan mewujudkannya tentu disebutkannya  bekerja sama dengan pusat, dengan daerah tingkat II, kemudian  anggota DPR-RI dari Kapil Kalimantan Barat I, dan Kalimantan Barat II. 

"Lewat anggota DPR-RI inilah untuk program percepatan visi misi, kite wujudkan dengan cepat, kalau hanya  mengharapkan APBD saya rasa akan lambat. Terobosan itu yang akan kita lakukan," pungkasnya...
 

-- 

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved