Pilgub Kalbar

Jumlah Pemilih di Kecamatan Tebas Mencapai 51.519, Segini Perolehan Suara Paslon Pilgub

Berikut hasil perolehan suara paslon dalam Pilgub Kalbar 2018 di Kecamatan Tebas...

Jumlah Pemilih di Kecamatan Tebas Mencapai 51.519, Segini Perolehan Suara Paslon Pilgub
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
KPU Kabupaten Sambas menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalbar 2018 tingkat Kabupaten Sambas, di ruang sidang DPRD Kabupaten Sambas, Kamis (5/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Hasil rekapitulasi PPK dari Kecamatan Tebas, telah disampaikan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalbar 2018 tingkat Kabupaten Sambas, di ruang sidang DPRD Kabupaten Sambas, Kamis (5/7/2018).

Berikut hasil perolehan suara paslon dalam Pilgub Kalbar 2018 di Kecamatan Tebas.

Baca: Seorang Ibu Tewas Tragis di Tangan Putri Kandung, Wanita Bertubuh Gempal Itu Akhirnya Diamankan

Baca: Segini Perolehan Suara Paslon 2 di Kecamatan Selakau

Baca: Paslon Nomor Urut 2 Unggul di Kecamatan Subah

Jumlah Pemilih = 51.519
Pengguna Hak Pilih = 37.237
Paslon 1 = 864
Paslon 2 = 6.839
Paslon 3 = 29.139

Jumlah seluruh suara sah = 36.842
Jumlah suara tidak sah = 395

Jumlah seluruh suara sah dan suara tidak sah = 37.237

Sebelumnya diberitakan,
Kecamatan Galing, menjadi kecamatan pertama yang menyampaikan hasil rekapitulasi penghitungan suara.

Saksi paslon 3, Arifidiar dan
Saksi paslon 2, Ferdinand Solihin sempat mempertanyakan sejumlah data, terutama terhadap perbedaan jumlah pemilih disabilitas, baik sejak PPK pertama yakni PPK Galing hingga PPK keempat yakni PPK Paloh.

Seluruh peserta rapat pleno akhirnya menyepakati pembetulan langsung dilakukan saat pleno tingkat KPU Kabupaten Sambas tersebut.

Berikut, hasil perolehan suara sementara yang sudah disampaikan PPK saat rapat pleno KPU Kabupaten Sambas.

Halaman
1234
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help