Rumah Sekaligus Bengkel Milik Warga Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Dimas mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintasi lokasi kejadian, dan terjadi pada Senin (2/7/2018).

Rumah Sekaligus Bengkel Milik Warga Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Rumah sekaligus bengkel milik Alexsander Subrata (32) yang berada di Jalan Poros SP 2, Dusun Tapang Pulau, Desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir dilalap si jago merah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU -  Rumah sekaligus bengkel milik Alexsander Subrata (32) yang berada di Jalan Poros SP 2, Dusun Tapang Pulau, Desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir dilalap si jago merah.

Kapolsek Belitang Hilir IPDA Dimas Yusuf saat dikonfirmasi mengatakan, saat kebakaran, rumah dalam kondisi kosong. Hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidi menyebab kebakaran tersebut.

Baca: Program Beasiswa Kerjasama Polbangtan Bagian dari Upaya Pemkab Sintang Tingkatkan SDM

Baca: MTQ ke 27, Pengawas Bidang Tahfiz Nilai ada Peningkatan Kualitas dan Kuantitas

Baca: Lintas Instansi di Entikong Gelar Deklarasi Damai Bersatu

Dimas mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintasi lokasi kejadian, dan terjadi pada Senin (2/7/2018).

“Saat itu ada warga yang melintas dari arah Tapang Pulau menuju SP 5 Melanjan. Ketika melintasi rumah atau bengkel tersebut warga melihat ada kobaran api yang muncul dari belakang rumah,” ujar Dimas, saat dikonfirmasi Selasa (3/7).

Api yang sudah membesar itu dengan cepat melalap rumah bagian dapur. Api yang cepat membesar itu juga merembet kedepan rumah atau bengkel milik Alex.

“Warga yang melihat kejadian itu langsung menghubungi pihak PT Parna agar membawa mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api,” ucapnya.

Untuk mamadamkan api, Polsek bersama Koramil Sungai Ayak serta masyarakat setempat bahu-membahu memadamkan api. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak semakin membesar.

“Untuk membantu memadamkan api, PT Parna menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Saat kejadian, kata dia, kondisi rumah dalam keadaan kosong. Dimas memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 350 Juta.

“Penyebab kebakaran masih diselidiki. Di lokasi juga sudah dipasang police line,” pungkasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help