11 Warga Senuruk Dirserang DBD, Petugas Lakukan Fogging

Sejumlah kawasan di Dusun Senuruk Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir dilakukan fogging.

11 Warga Senuruk Dirserang DBD, Petugas Lakukan Fogging
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Petugas melakukan fogging di sejumlah kawasan di Dusun Senuruk Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (3/7). Sebelumnya, sekolah warga di dusun tersebut terkena DBD. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Sejumlah kawasan di Dusun Senuruk Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir dilakukan fogging guna memberantas demam berdarah dengue (DBD).

Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Langkah tersebut merupakan upaya pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat sedini mungkin.

Kepala Dusun Senuruk, Fincensius Hardi menuturkan, sejumlah warganya juga terserang DBD, yang terjadi secara berturut-turut. Ia mengatakan, DBD menyerang warga di RT 016 dan 017 sejak (1/7) lalu.

“Ada 11 orang yang terkena DBD di kampung kami. Ada anak-anak juga dewasa hingga yang sudah tua juga kena,” ujarnya, Selasa (3/7).

Baca: Warga Ketapang Keluhkan Listrik Kerap Padam

Tono sapaan akrab Fincensius Hardi mengatakan, saat ini sudah ada sembilan orang yang baru keluar dari rumah sakit. Sedangkan, kata dia, beberapa diantaranya masih dirawat di RSUD Sekadau.

“Yang kena mulai dari umur 13, 15 hingga 60 tahun. Dengan kejadian itu, kami mengajukan fogging. Saat ini sudah ditanggapi dan sudah fogging,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Ringin, Abdul Hamid mengaku prihatin dengan kejadian DBD yang menyerang masyarakat di Dusun Senuruk. Tentunya, kata dia, pihaknya tidak tinggal diam dengan kejadian tersebut.

“Jangan sampai semakin banyak warga yang kena DBD. Alhamdulillah Dinas Kesehatan sudah melakukan foggingdengan cepat. Tim dari desa dan masyarakat setempat juga membantu proses tersebut,” kata Anjang Jonok, sapaan akrab Abdul Hamid.

Menurut Anjang Jonok, kejadian tersebut sangat jarang terjadi. Apalagi, satu dusun secara berturut-turut mengalami DBD. Untuk itu, ia mengingatkan warga untuk memberikan informasi kepada pihak desa atau Dinas Kesehatan bila kejadian serupa terjadi.

“Langkah penanganan dilakukan agar tidak terjadi DBD. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat Sungai Ringin untuk menerapkan 3M plus, agar lingkungan bersih dan sehat,” pesannya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help