Go Skateboarding Day: Jadi Hari Rayanya Anak Skate Sedunia
Tepat pada 21 Juni, para pecinta skateboard dunia merayakan salah satu event paling berpengaruh, yaitu Go Skateboarding Day (GSD).
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tepat pada 21 Juni, para pecinta skateboard dunia merayakan salah satu event paling berpengaruh, yaitu Go Skateboarding Day (GSD).
Go Skateboarding Day biasanya diisi dengan kegiatan kreatif seperti meluncur bersama (Longmarch), kompetisi, pertunjukkan musik serta dengan kegiatan sosial seperti penggalangan dana.
Baca: Lakukan Seleksi Lengkapi Kekurangan Skuat Persipon, Nama-namanya Sudah Dikantongi
Hari raya para skateboarder sedunia ini berawal pada 21 Juni 2004 silam, diinisiasi oleh International Association of Skateboard Companies (IASC), GSD awalnya dibuat untuk mempromosikan skateboard agar lebih dikenal melalui berbagai acara yang diadakan di kota-kota besar di seluruh dunia, salah satunya adalah Indonesia.
Menurut Satria Vijie, salah satu profesional skateboarder Indonesia, GSD di Indonesia pertama kali dicetuskan oleh Happen Skateboarding Magz pada 2005, satu-satunya majalah skateboard tertua di asia. Kemudian pada 2006, Indonesia tercatat resmi di IASC sebagai salah satu negara yang ikut merayakan GSD dunia.
Tidak jauh berbeda dengan GSD di belahan negara manapun, GSD di Indonesia juga ingin lebih memperkenalkan skateboarding pada masyarakat Indonesia sebagai olahraga jalanan yang berkembang pesat setiap tahunnya, walau minim fasilitas dari pemerintah atau pun industri.
Minimnya fasilitas dan perhatian namun tidak menyurutkan semangat para skateboarders yang ada di Indonesia.
Sejauh ini tercatat kurang lebih ada 30 sampai 40 ribu skateboarders yang aktif terdata oleh Happen Skateboarding Magazine di seluruh indonesia.